Tips dan Trik Menjalani Perkuliahan Program Double Degree di Belanda

Ditulis oleh: Febrianti Nurul Hidayah

Program double degree merupakan program yang cukup langka dibandingkan dengan program one-degree di kalangan teman-teman mahasiswa bachelor. Program ini merupakan program kerjasama antara dua universitas (Indonesia-Belanda) dan lamanya selama satu tahun, yang berbeda dari exchange program yang hanya setengah tahun. Karena kerjasama itulah, maka double degree ini hanya diperuntukkan bagi universitas-universitas yang sudah mengadakan MoU, dan tidak memungkinkan per-individual mendaftarkan dirinya sendiri ke universitas di luar negeri. Double degree sendiri untuk program S1 atau bachelor dilakukan dengan prinsip 3+1 yang artinya tiga tahun di Indonesia dan tahun terakhir di Belanda, dan skripsi hanya dilakukan sekali di Belanda, tanpa perlu pengulangan di Indonesia. Umumnya satu tahun double degree ini terdiri dari satu semester kuliah seperti biasa, dan satu semester mengerjakan tugas akhir (skripsi/penelitian) yang dibarengi dengan magang di perusahaan. Seperti namanya double degree, maka jika mahasiswa jurusan teknik industri mengikuti program ini, maka diakhir periode ia akan mendapat dua gelar diakhir namanya, yaitu S.T., B.Sc.

Karena program ini tidak cukup familiar, maka perlu ada tips dan trik yang diberikan bagi teman-teman yang tertarik mengikuti program ini. Mental yang cukup kuat harus disiapkan untuk mengikuti program ini karena setelah tiga tahun berkutat di kampus Indonesia dalam comfort-zone dan akhirnya dipindah tugaskan ke tempat yang baru dengan suasana yang jauh berbeda, adalah hal yang menantang apalagi ini menentukan lulus-tidaknya Strata-1 kalian.

Hal yang berat saat pertama masuk kuliah adalah kalian harus menyesuaikan diri dengan orang-orang yang sudah tiga tahun berkuliah di kampus barumu, dan kamu menjadi mahasiswa baru di tahun terakhir. Terbayang bahwa mereka sudah memiliki kumpulannya sendiri (genk) dan kamu berusaha untuk fit-in ke dalam grup mereka. Maka tips dibawah ini perlu kamu lakukan!

1 – Datanglah minimal 10 menit sebelum kuliah dimulai. Selain orang Belanda selalu tepat waktu, kamu juga bisa memanfaatkan 10 menit sebelum kuliah untuk catchup dengan teman-teman atau sekedar memilih posisi tempat duduk yang nyaman.

1

2 – Berkenalan dengan teman-teman sebaris sebelum kuliah dimulai. Siapa tau kamu diminta berdiskusi saat kuliah berlangsung, at least kamu sudah kenal dengan teman sebelahmu.

3 – Bawalah buku, alat tulis, laptop (jika perlu). Selama kuliah berlangsung, terkadang dosen sudah mengupload materinya dan bisa langsung kamu simak dari laptop. Tapi juga ada baiknya kamu mencatat hal-hal diluar slide yang diberikan dosen sebagai nilai plus.

4 – Rekamlah suara dosen mengajar. Trik ini sangat manjur jika kamu tertinggal dalam mencatat, ataupun dosen menerangkan terlalu cepat dan kamu tidak memahaminya, sehingga kamu bisa menyimaknya kembali nanti saat di rumah. Rekaman ini  juga sangat manjur untuk persiapan ujian sehingga bisa merefresh ingatanmu mengenai materi tertentu yang sudah kamu catat.

5 – Duduk paling depan adalah hal yang penting karena selain kamu bisa fokus, kamu juga akan merasa lebih kenal dengan dosen. Tapi carilah teman supaya tidak sendiri duduk di depan tanpa teman diskusi.

6 – Bertanya saat/usai kuliah jika ada materi yang tidak kamu pahami, atau tugas yang kurang jelas. Ini sangat penting jika kamu tidak mengerti, tanyalah kepada dosen, atau teman jika dosen tidak bisa kamu kejar seusai kuliah. Jika tidak paham juga, email lah dosen, dan minta waktu khusus untuk sekedar mereview ulang apa yang kamu tidak pahami.

2

7 – Belilah buku agenda dimana kamu mencatat semua jadwal kuliah dan meeting. Buku ini sangat penting karena nantinya kamu akan sering janjian dengan teman grup untuk tugas, atau konsultasi dengan dosen.

8 – Seperti yang sudah disinggung di awal bahwa kamu adalah anak baru, maka perlu tips khusus untuk mengerjakan tugas kelompok di kelas mu yang baru! Tugas kelompok merupakan tugas yang paling sering kamu temui dan paling tinggi nilainya. Maka jangan sampai salah memilih kelompok! Untuk mendapatkan kelompok, maka kamu harus kenal baik dengan salah satu anggota kelompok itu. Karena hukum alam memang ada, kalau tidak kenal siapa-siapa, maka kamu tidak akan mendapat kelompok! Tips jika ini terjadi, maka tanyakan lah pada dosen jika ada kelompok yang kekurangan personil, secara kamu masih baru dan kebanyakan kelompok adalah genk yang sudah bertahun-tahun eksis. Jika kamu sudah dimasukkan ke dalam kelompok, maka aktiflah dalam segala peran dan kesempatan. Kalau kamu diam, maka mereka akan menganggap kamu tidak berperan dalam grup dan bisa-bisa dikucilkan bahkan dikeluarkan dari grup! Yang tidak kalah penting adalah selalu sediakan waktu  untuk datang pada meeting kelompok, dan jangan sampai telat!

3

9 – Untuk kampus di Belanda, sebelum ujian kamu harus mendaftarkan diri ke Exam Committee. Minimal pendaftaran biasanya satu bulan sebelum ujian. Dan ujian ini dilakukan setiap tiga bulan sekali (per-kuartal). Seminggu sebelum ujian biasanya terdapat liburan, atau di Indonesia dikenal dengan minggu tenang. Waktu ini bisa kamu manfaatkan untuk mengulang materi kuliahmu, atau sekedar mendengarkan rekaman dosen yang sudah kamu rekam dari tips di atas. Jadwal ujian akan keluar di minggu itu juga dan jangan lupa ingat hari, jam dan tempat ujian! Saat hari ujian tiba, berangkatlah lebih awal seperti 30 menit sebelum mulai untuk mendapatkan tempat duduk yang kiranya nyaman saat ujian karena kamu bebas memilihnya. Jangan lupa membawa ID card (kartu identitas) mu, seperti passport, verblijfs, atau student card karena sebelum ujian kamu akan diminta untuk menunjukkan ID. Pakailah pena berwarna hitam atau biru, hindari penggunaan pensil, dan pena warna-warni. Kerjakanlah ujian dengan tenang, jangan sampai mencotek karena jika ketahuan kamu akan didiskualifikasi dan tidak mendapatkan nilai untuk mata kuliah tersebut. Jika kamu tidak pasti mendapatkan nilai yang bagus, kamu bisa melakukan remidiasi atau di Belanda dikenal dengan sebutan retake atau resit.

10 – Setelah setengah tahun berkuliah, ini lah saatnya untuk magang dan mengerjakan tugas akhir alias skripsi. Tips untuk magang ini, daftarlah ke lebih dari satu perusahaan yang kamu inginkan minimal empat bulan sebelum masa magang dimulai, karena urusan administrasi dan penyeleksian yang ketat dari perusahaan akan memakan waktu yang cukup lama. Dan jika kamu sudah diterima, maka selain kamu mengerjakan penelitian di perusahaan tersebut untuk skripsi, kamu juga akan digaji! Sebuah nilai plus yang tidak didapat di Indonesia kan? Buatlah target perminggu hingga perbulan apa yang hendak kamu capai dalam masa magangmu, karena jika tidak skripsi mu akan terbengkalai dan bisa-bisa kamu tidak dapat menyelesaikan skripsi tepat waktu.

4

Begitulah tips dan trik untuk kalian yang akan mengikuti perkuliahan program double degree di Belanda, semoga bermanfaat!

3 comments

  1. Yth. Ibu Febrianti . kalau boleh tahu program doble degree yang 3 +1 (holland) universitasnya di indonesia universitas apa ? anak saya perempuan baru kelas 3 SMA ingin ambil jurusan ekonomi dan bisnis nanti kalau kuliah . terima kasih

    • saya berkuliah di universitas islam indonesia. beberapa teman yg double degree ada yg dari universitas telkom bandung, universitas gadjah mada dan universitas petra surabaya ? jika ada pertanyaan lebih lanjut silahkan hubungi saya via line @febriantihidayah

  2. Yth Ibu Febrianti, saya mahasiswa aktif di salah satu perguruan tinggi swasta di malang, apakah ada program double degree untuk PTS di malang di belanda? kalau boleh tahu apa saja perguruan tinggi yang mempunyai hubungan kerjasama dengan belanda. terima kasih sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »
%d bloggers like this: