Tanya Jurusan: Psikologi (2)

Krisna Adiasto, Radboud University, Faculty of Social Sciences, Nijmegen Research master in Behavioral Science. (LPDP Awardee)
Minor thesis: The mediators and moderators of the effects of video games on prosocial behavior.

Pertama Apa jurusan master yang ka Kris ambil dan Bagaimana sistem perkuliahannya?

Program studi yang lagi gue ambil namanya Research Master Behavioral Science (RMBS). Program ini research-based, durasinya 2 tahun. Kuliahnya bahasa Inggris, programnya cuma start September, dan selama kuliah harus ambil setidaknya 120 ECTS.

Program RMBS didesain Radboud University (RU) buat nyiapin mahasiswa untuk ngelanjutin pendidikan (lagi) ke jenjang S3 (Ph.D.). Jadi, selama kuliah, teman-teman bakal banyak baca jurnal, berkelut dengan statistik, belajar programming, dan nulis. Di tahun kedua, ada internship wajib di salah satu departemen riset Behavioral Science Institute (BSI). Selama kuliah, teman-teman bakal nulis 2 tesis. Satu tesis minor, di tahun pertama; dan satu tesis mayor di tahun kedua. Pas nulis tesis mayor, teman-teman bisa (dan didorong untuk) studi banding ke universitas lain di luar Belanda (termasuk pulang ke Indo, kalo homesick) ๐Ÿ˜‰

Info lebih lengkap: www.ru.nl/opleidingen/master/behavioural-science/
OK kak Kris,

Terus kak, kalo ngomongin Mata kuliah nih. Mata kuliah apa saja yang menarik untuk seorang kak Kris?

Kebetulan, gue tertarik banget sama perubahan perilaku manusia nih, jadi gue seneng banget sama matkul kayak:

Behavior Regulation. Di matkul ini teman-teman dipaparin banyak penelitian terkini tentang cara ngatur perilaku manusia;

Behavior Decision Making. Matkul soal cara manusia mengambil keputusan, mengejar kebahagiaan, dan mengelola risiko;

Program studinya sama atau beda kak? Apakah relevan dengan jurusan S2 yang ka kris ambil?

Samaaa.. semester ini gue lagi ambil Psychobiology of Behavior. Matkul ini ngomongin gimana memahami perilaku manusia dari sudut pandang biologi & evolusi.

Nah, ini mata kuliah yang kebetulan menarik buat gue (sejauh ini). Teman-teman nanti selama kuliah bebas milih mau ambil matkul apa sebenernya (even dari program studi lain, bisa nego kok), selama di tahun kedua jumlah ECTS-nya 120.

List mata kuliah: www.prospectuses.science.ru.nl/2015/en/sosci/prospectus/bsi/courses/

Jadiii.. RMBS ini program yang kerjasama dengan Behavioral Science Institute (BSI) Radboud University. BSI sendiri organisasi yang fokus risetnya beragam. Secara umum, fokus risetnya bisa dikelompokin ke 3 bidang:
Perkembangan & proses belajar manusia;
Psikopatologi, kesehatan, & well-being; dan
Proses sosial & komunikasi.

Gue sekarang lagi neliti pengaruh positif media (film, musik, video game, dll.) terhadap perilaku manusia, jadi masuknya ke proses sosial & komunikasi + well-being.

Kalo ada yang penasaran BSI risetnya apa aja, bisa intip-intip: www.ru.nl/bsi/

Ada satu dosen yg fokus risetnya ttg digital dementia, jadi tentang gimana penggunaan smartphones, medsos, dll. memengaruhi manusia scr biologis & psikologis. Keren ๐Ÿ˜€

Behavioral Science itu mempelajari perilaku manusia kan nih. Jadi, berhubung gue dulu S1 Psikologi, pendidikan gue relevan. Tapi, pendekatan RMBS multidisipliner banget. Temen-temen kuliah gue ada yang lulusan fakultas ekonomi, pendidikan, komunikasi, sama teknik informatika. Sejauh ini nggak ada yang terlalu kesulitan sama perkuliahannya kok. Lebih penting kemampuan berpikir kritis sih.. namanya juga perilaku manusia, jadi nggak harus selalu dari psikologi S1-nya ๐Ÿ™‚

Oya, one more thing. Biasanya, pas daftar, temen-temen diminta kirim transkrip matkul yang diambil pas S1. Nah, tergantung matkul yg pernah diambil apa aja, ada kemungkinan temen-temen diminta ambil pre-masters. Pre-masters ini kayak 1 tahun persiapan/matrikulasi, biar temen-temen lebih siap buat perkuliahan master-nya. Temen-temen mungkin diminta ambil pre-master kalau selama S1 dulu belom pernah ambil kuliah Statistik atau metode penelitian gitu.

Bagaimana cara mendaftar ke program studi kak kris dan Apa saja requirementsnya?

Nyambung dari pertanyaan sebelumnya, buat persyaratan, teman-teman bisa cek di sini: www.ru.nl/opleidingen/master/behavioural-science/admission/

Cek persyaratan buat international students, tapi ya! :p

Sebagian persyaratannya nggak susah, kecuali skor IELTS-nya mungkin (min. 7, per subtes min. 6,5). Motivation letter juga penting, dan waktu temen-temen bakal habis banyak mikirin si motivation letter ini mau kayak apa.

Terlepas dari itu, pengalaman gue tahun lalu, pendaftarannya difasilitasi banget sama Radboud. Teman-teman bakal dibantu urus visa, asuransi, housing, sama perintilan-perintilan lain kalo persyaratannya lengkap semua.

Oya! Pernah interview via Skype? Mungkin teman-teman bakal ngalamin kalo akhirnya milih daftar ke Radboud ๐Ÿ˜‰
Apa saja prospek kerja yang relevan dengan program studi kak krisna dan Apa rencana ka kris setelah lulus?

Kalo ngomongin prospek kerja, sebagian besar bakal di bidang riset, entah itu di universitas (which means + ngajar sebagai dosen), atau di institusi penelitian.

Teman-teman bisa juga kerja sebagai researcher di perusahaan (misalnya, Phillips). Alternatif lain, teman-teman bisa buka konsultan based on hasil penelitian tertentu mengenai perubahan perilaku.

Bekal dan jualan temen-temen nanti adalah kemampuan riset & analisis. Jadi, mau kerja di manapun (dengan job desc yang sesuai) bisa sih, menurut gue.

Gue sendiri rencananya mau lanjut S3 setelah lulus ๐Ÿ™‚

Pilihan beasiswa apa saja yang ditawarkan? Apakah kak Kris menggunakan beasiswa? Jika ya, beasiswa apa yang kak kris ambil dan bagaimana cara apply-nya?

Radboud terima cukup banyak beasiswa. List-nya bisa dilihat di sini: www.ru.nl/opleidingen/master/behavioural-science/scholarships-loans/

Nah, pilihan beasiswa sebenernya tergantung teman-teman daftar dengan latar belakang pekerjaan apa. Buat teman-teman fresh grad, atau berpikir buat resign, pilihannya StuNED, OTS atau LPDP. Kalau teman-teman staf di universitas atau perusahaan yang ngasih “tugas” kuliah, pilihannya nambah 1: NFP. Biasanya tiap beasiswa ada persyaratan pendaftaran masing-masing. Jadi, berangkat dari link yg gue kasih tadi, teman-teman bisa mulai cari-cari kira-kira beasiswa mana yang paling cocok, dan persyaratannya apa aja.

Oya, penting: sebagian beasiswa di atas deadlinenya bulan April

Gue sendiri awardee LPDP. pendaftaran beasiswa LPDP biasanya buka 4 kali dalam 1 tahun. Seleksinya 2 tahap: pertama, administrasi; kedua, wawancara + LGD. Sekarang denger-denger juga ada essay on-the-spot, dan wawancara dalam bahasa Inggris kalau teman-teman mau kuliah ke luar negeri. Cek lpdp.kemenkeu.go.id buat info lebih lengkap ๐Ÿ™‚

Tips dari gue! Kalo daftar LPDP, make sure rencana kuliah teman-teman, dan apa yg mau temen-teman lakukan setelahnya, KONKRIT. Misalnya, kalau mau kerja, di mana, bakal ngurusin apa, ilmunya kepakenya gimana. Kalau mau bisnis. Bisnis apa, caranya gimana, udah ngomong sama siapa aja. Yap. Sedetil itu :”)

Apakah ada jurusan yang sama dengan ka krisna di universitas lain di Belanda? Bagaimana komparasinya?

Sama persis, nggak. Kalo yang mirip, ada beberapa. Secara garis besar, perbedaannya di bidang-bidang yg jadi fokus perkuliahan & penelitian teman-teman nantinya.

Buat perbandingan, teman-teman bisa cek:

gsp.uva.nl/programmes/research-masters/content/psychology-research-msc.html

www.socialsciences.leiden.edu/psychology/prospectivestudents/postgrad-prog/msc-in-psychology-research.html

www.tilburguniversity.edu/education/masters-programmes/social-and-behavioral-sciences/

www.rug.nl/masters/behavioural-and-social-sciences-research/

www.rug.nl/masters/behavioural-and-cognitive-neurosciences-research/

Program-program di atas gue sempet cek sebelom akhirnya memutuskan ke Radboud. Gue sendiri milih Radboud karena pilihan mata kuliahnya yg paling menarik, plus cukup banyak peneliti mereka yang minatnya sama dengan gue. Jadi, pas nulis tesis, gue nggak kekurangan supervisor. Fufufu~

Teman-teman juga boleh aja milih universitas tertentu karena suka sama kotanya sih. Amsterdam & Leiden kotanya bagus banget.

Apa pesan kak Kris untuk peserta tanya jurusan??

Mungkin nggak semua orang setuju sih, tapi menurut gue, “things that are worth doing are never easy.” – hal yang pantes / layak dilakukan, nggak pernah gampang.

One comment

  1. tanya dong informasi s2 psikologi klinis with spesialisasi neuropsikologi di maastricht university

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »
%d bloggers like this: