Tanya Jurusan: Innovation, Technology, and Management (2)

Narasumber:

lusi

Lusi Pratiwi, Management of Technology, TU Delft

Ully Yunita, Innovation Management,TU Eindhoven

meutia

Meutia, Innovation Science, TU Eindhoven

Moderator : Bramka Arga Jafino
Notulen : Mia Huljanah

Peserta : 95 orang

 

Q1: Apa jurusan master yang Anda ambil? Bagaimana sistem perkuliahannya?

Lusi Pratiwi: spt pas tadi perkenalan ya, sy ambil jurusan MoT di TU Delft. MoT ini bagian dari fakultas Technology, Policy, and Management (TPM). selain MoT, ada juga jurusan Engineering and Policy Analysis (EPA) dan System Engineering, Policy Analysis, and Management. TPM juga bekerja sama dgn fakultas lain, utk jurusan MSc Transport, Infrastructure & Logistics. Tapi jujur utk jurusan 1 ini sy krg mendalami, karena banyaknya mahasiswa dr Teknik Sipil utk melanjutkan ke jurusan ini

Utk detail mengenai jurusannya bisa dicek di website ini
http://www.tudelft.nl/en/study/master-of-science/master-programmes/management-of-technology/
http://www.tudelft.nl/en/study/master-of-science/master-programmes/engineering-and-policy-analysis/
http://www.tudelft.nl/en/study/master-of-science/master-programmes/systems-engineering-policy-analysis-and-management/
http://www.tudelft.nl/en/study/master-of-science/master-programmes/transport-infrastructure-logistics/

kalo di belanda, sistemnya setiap tahun dibagi dalam 4 quarter. jadi 1 semester dibagi dalam 2 quarter. Tiap quarternya ada masa belajar sekitar 2 bulan dan masa ujian sekitar 2 minggu. Utk fakultas TPM lama kuliahnya selama 2 tahun, total 120 ects. tahun pertama, 60 ects course wajib yang udah ditentukan oleh pihak kampus. ini tiap quarternya kita ambil 15 ects. nanti di akhir tahun pertama, bisa memilih mau masuk spesialisasi apa. Spesialisasi yang bisa dipilih oleh mahasiswa MoT dan EPA ada Emerging Technology-Based Innovation and Entrepreneurship, ICT Design and Management, Economics and Finance, Modelling Simulation and Gaming, Suppy Chain Management, Infrastructure and Environmental Governance, Cyber Security. utk SEPAM, mereka punya course manual yang agak beda dan bbrp pilihan spesialisasinya juga berbeda. Spesialisasi utk SEPAM ada Built environment & Spatial development (B&S), Energy & Industry, Information and Communication, dan Transport & Logistic. Kalo saya pilih spesialisasi Emerging technology-based innovation.

Tiap spesialisasi punya 15 ects wajib yang harus diambil oleh mahasiswanya. jadi di tahun kedua, kita ambil 15 ects dr spesialisasi kita, 6 ects wajib ttg persiapan pengerjaan thesis, 9 ects kuliah bebas (disebut electives), dan 30 ects thesis. nah dari 9 electives itu, kita bisa ambil mata kuliah apa aja bebas atau ambil internship. nanti berdasarkan laporan internship kita, dosen akan menentukan kira2 internship kita itu dihargai berapa ects. menurut kepala jurusan sih sekitar 5 ects juga udh bagus bgt. beliau malah menyarankan untuk 9 ects ini ambil mata kuliah aja jangan internship. karena kadang udh internship bbrp bulan, tapi cuman dikasih 2 atau 3 ects. sisanya yang krg dr 9 ects kita ttp harus ambil mata kuliah lagi. Utk jurusan sy sendiri, pas quarter kedua di tahun kedua, wajib ambil kuliah Preparation for Master Thesis. nah di kuliah ini kita dibimbing utk bikin proposal thesis. tapi misal nanti thesis kita yang sebenernya gak sama dgn proposal thesis yang dibikin ketika kuliah ini juga gpp. cuman jadinya kita harus bikin 2 proposal thesis. 1 utk mata kuliah preparation, 1 proposal thesis kita yang sebenarnya. intinya mata kuliah ini membimbing kita utk bisa membuat proposal thesis yang baik dan benar.

Ully: saya ambil jurusan Innovation Management di TU Eindhoven masuk bagian fakultas Indutrail Engineering and Innovation Sciences. Ini untuk info lebih lebih lengkapnya https://studiegids.tue.nl/opleidingen/graduate-school/masteropleidingen-in-afbouw/innovation-management/. sistemnya kurang lebih sama pakai sistem kuartil, cuman bedanya di jurusan saya ga ada internship. jadi dari 120 ECTS, 30 ECTS buat thesis, 10 ECTS buat persiapan thesis, sisanya kuliah

Q2: Mata kuliah apa saja yang menarik untuk Anda? Mungkin bisa tolong dijelaskan contoh 2-3 kuliah yg menarik

Ully: mata kuliah yang menarik buat saya namanya Strategy and Technology Management, mata kuliahnya fokus sama topik2 menarik dan terbaru dalam konteks open innovation. Satu mata kuliah lagi namanya Strategic Sourcing and Supply Management, kalo mata kuiah ini lebih fokus sama cara pengambilan keputusan startegic dalam kontek sourcing and supply chain.. saya pribadi lebih tertarik sama strategic level/management level di perusahaan, jadi menurut saya dua mata kuliah ini menarik banget. Apalagi untuk mata kuliah yg pertama, saya rasa itu core dari jurusan saya

Lusi Pratiwi: Kalo saya pribadi tertarik dgn mata kuliah yang berhubungan dgn inovasi, strategic management, dan mata kuliah sejenis itu. Utk tingkat 1, ada 2 mata kuliah yang saya suka, namanya Technology, Strategy, and Entrepreneurship. Disini dibahas ttg siklus teknologi, dr ketika teknologi itu diciptakan sampai teknologi tsb digantikan oleh teknologi lain yang lebih maju. di mata kuliah ini juga kita belajar ttg gmn perusahaan hrs punya strategi jangka panjang supaya bisa terus bersaing dgn perusahaan lain. disini juga disinggung ttg pentingnya entrepreneurship utk menunjang perkembangan perusahaan. Mata kuliah kedua yang menurut saya menarik, namanya Business Process Management and Technology. Di mata kuliah ini kita diminta membentuk kelompok dan menganalisis suatu bisnis proses, dan diminta utk merekomendasikan improvement utk bisnis proses tsb. waktu itu kelompok saya memilih bisnis proses utk pendirian usaha dari investor asing di indonesia, mulai dr perizinan sampe akhirnya usaha tersebut bisa berdiri. kebetulan salah satu anggota kelompok saya waktu itu kerja di BKPM jadi kita bisa dapetin data dr mereka hehe. seru bgt krn kita diskusi sama org kantornya juga utk gimana meningkatkan efisiensi kerja mereka. Ada lagi 1 mata kuliah yang menarik, yang merupakan bagian dr spesialisasi sy, yaitu Corporate Entrepreneurship. Sy suka bgt kuliah ini. di kuliah ini dibahas ttg open innovation, intinya inovasi itu gak mesti melulu dtg dr internal perusahaan, tapi bisa bgt kolaborasi dgn organisasi lain utk menghasilkan inovasi. misalnya kerja sama dgn universitas, atau bahkan kerja sama dgn kompetitor juga bisa bgt dlm open innovation ini. trend nya skrg adalah perusahaan fokus sama 1 hal, atau core competency perusahaan tsb, sisanya mereka outsource, kerja sama dgn perusahaan lain utk membantu mereka dlm bisnis. Nah kerja sama ini kdg bisa menghasilkan inovasi br juga. kalau mau tau ttg kuliah apa aja yang ditawarkan di TU Delft dan deskripsi kuliahnya, bisa coba buka website
http://www.studiegids.tudelft.nl/bbDefault.do?SIS_SwitchLang=en . nanti disitu tinggal pilih aja program master apa yang kalian tertarik, dan bisa dilihat mata kuliah apa aja yang ditawarkan beserta deskripsi mata kuliahnya

Bramka: saya juga sekalian sharing dikit tentang EPA yaa. Karena saya tertarik dengan policy modeling (permodelan menggunakan komputer yg tujuannya utk membantu menganalisa dampak suatu policy terhadap sistem/permasalahan), jadi kuliah favorit saya yg berkaitan dengan policy modeling ini. 2 terfavorit saya itu continuous sytem modeling (sering disebut juga sistem dinamis) dan agent based modeling. 2 tools ini bisa ngebantu utk mengevaluasi policy2, dan di Indonesia penggunaannya masih relatif rendah makanya peluang utk memperkenalkan tools ini di Indonesia masih sangat luas.

Q3: Apa saja pilihan topik penelitian / proyek di program studi tersebut? Apa kira-kira rencana penelitian / projek Anda (jika sudah ada)?

Lusi Pratiwi: Biasanya di fakultas, ada graduation portal. website gitu isinya available projects yang bisa kita pilih utk riset thesis kita. riset2nya biasanya berhubungan dgn spesialisasi yang ada. tapi boleh juga kita mengajukan topik penelitian sendiri. sy sendiri ambil salah 1 riset dr graduation portal. risetnya ttg gmn caranya suatu sustainable innovation bisa mencapai mass market atau bisa punya market share yang besar. meskipun ada di graduation portal, sy ttp harus cr sendiri studi kasusnya apa. misalnya mau teknologi apa, dan dimana. spesifik utk proyek ini, fokusnya ke negara berkembang. Utk riset sy, sy ambil contoh kasus mobil listrik di negara BRICS: brazil,  rusia, india, cina, south africa. utk spesialisasi2 lain, misal ada penelitian ttg krisis ekonomi di eropa, ada juga ttg penggunaan Big Data bagi perusahaan2, dan misal ttg pemilihan moda transportasi utk distribusi barang di kepulauan Indonesia

Ully: Ada 3 research group di jurusan Innovation Management. 1) ITEM, innovation tehnology entrepreneurship and marketing group,  focus ke strategic decision makin di prosess inovasi, 2) HPM, human performance management, focus ke sisi manusia dalam proses inovasi, 3)IS, Information System group, focus ke business process management di proses inovasi. Saya sendiri masuk ke research group Information System, research saya focus ke knowledge intensive process yaitu mengenai bagaimana memetakan transfer of knowledge dalam proses business di suatu perusahaan. Kalau di TU Eindhoven, umumnya, kita melakukan thesis di perusahaan. Jadi dari awal kuliah sudah aktif cari topik dan objek perusahaan

Bramka: saya coba tambahkan dikit yaa.. Untuk EPA, risetnya sangat luas, bisa dilihat dari spesialisasinya, contohnya: (i) ICT and cyber risk (contohnya ada yg sedang meneliti dampak peraturan tentang privacy yg diterapkan di uni eropa terhadap performa bisnis secara umum.), (ii) ekonomi: studi komparasi ketimpangan ekonomi di indonesia dan korea selatan, (iii) modeling: permodelan kebijakan utk penanggulangan pandemic zika virus (anak EPA ada yg lagi ngerjain ini), (iv) gaming: perancangan serious simulation gaming utk peningkatan pengetahuan pegawai di korporasi, (v) bisa juga gabungan, kayak ekonomi dan modeling jadi ada yg pernah rise ttentang Financing_the_diffusion_of_solar_portable_lighting_in_Cameroon_Public (map ya copas hehe) dan masih banyak variannya lagi.Utk mau tau contoh tesis2 di fakultas TPM di TU Delft, bisa akses repository.tudelft.nl dan di kata kuncinya search ‘Technology, Policy, Management’.

Lusi Pratiwi: utk thesis di TU Delft justru agak sulit kalo melakukan penelitian di perusahaan. beda dgn TU Eindhoven ya. kadang dosen merasa topik penelitian di perusahaan gak sesuai dengan research interest mereka jadi terkadang bbrp mahasiswa susah utk cari supervisor hehehe.

Q4: Apa program studi S1 Anda? Apakah relevan dengan jurusan S2 yang Anda ambil? Program studi apa saja yang relevan untuk studi S2 Anda?

Lusi Pratiwi: S1 saya dl engineering management. Alhamdulillah sih sejalan bgt sama yang saya ambil pas S2 ini. bahkan ada bbrp ilmu yang dl pernah sy pelajari pas S1, tapi disini dibahas lebih mendalam. contohnya itu kuliah yang dibahas di Technology, Strategy, and Entrepreneurship. Dl sy juga belajar ttg siklus teknologi tapi belajar lagi disini rasanya lebih nangkep aja hehe. utk MoT sendiri, sebenernya bisa dr jurusan apapun S1, asalkan masih teknik. kebanyakan mahasiswa  Indonesia yang ambil jurusan MoT biasanya yang udh punya pengalaman kerja agak banyak, dan dituntut utk punya ilmu managemen. jadi mereka ambil MoT. tapi byk juga yang belajar MoT utk ngejar entrepreneurship. Lulusan tahun 2015 kmrn ada yang udh kembali ke Indonesia dan bikin start up di bidang IT. atau ada bbrp
tmn angkatan sy yang kerja di Telkom, BI, dan BKPM dan dikirim belajar ke MoT utk mendalami ilmu managemen tapi gak meninggalkan view ttg pentingnya inovasi teknologi di perusahaan. dikit ya, utk fresh graduate juga welcome bgt utk apply ke MoT

Ully: Saya juga kuliah di Managemen Rekayasa industri (Engineering Management) ITB sama kayak kak lusi.. jurusan saya sama persis dengan jurusan Innovation management (IM) Hampir semua mata kuliah di IM sama dengan waktu saya S1, bedanya disini lebih mendalam dan lebih membahas isu-isu terbaru inovasi. Mata kuliahnya berkisar manajemen pengembangan produk baru, technology entrepreneurship, human aspect of innovation, dll. Jurusan IM lebih general, jadi secara umum, anak2 teknik dari berbagai jurusan dan jurusan manajemen relevan sama jurusan ini

Bramka: okee, ini sedikit tambahan utk EPA yaa..  EPA (Engineering and Policy Analysis), gak usah takut! Sama kayak MoT, 90% mahasiswa EPA have no prior related background with policy analysis or policy modeling or economics or that kind of stuff. Backgroundnya beragam, ada yg dari elektro, teknik mesin, teknik industri, teknik kimia, teknik penerbangan, dll. Yang penting di motivation letternya kalian punya alasan yg kuat dan jelas kenapa mau pilih jurusan ini. Lebih bagus lagi udah baca2 tentang kuliah2 yg ditawarkan di EPA dan contoh2 penelitiannya, biar bisa menambah inspirasi kalian saat buat motivation letter. So in short, no related prior background is needed. Tapi karena intake tahun 2016 ini bakal pake kurikulum baru, mungkin requirementnya agak sedikit berubah tapi saya juga belum cek. Oia, saya fresh graduate dan ada sekitar 5-10 mhs lainnya yg fresh graduate juga di EPA kok  🙂

Q5: Bagaimana cara mendaftar ke program studi Anda? Apa saja requirementsnya?

Lusi Pratiwi: Utk tahapan lengkap cara mendaftar ke TU Delft bisa cek di website
http://www.tudelft.nl/en/study/studying-at-the-tu-delft/admission-and-application/msc-with-international-degree/application-and-procedure/ umumnya kita submit ijazah, transkrip nilai, sertifikat bahasa inggris, essay, dan surat rekomendasi. spt yang tadi sempet dibahas, utk mendaftar ke jurusan di fakultas TPM  sendiri gak ada syarat pengalaman kerja. jadi fresh graduate pun bisa daftar. ijazah bisa diganti dgn surat keterangan perkiraan lulus kalo misalnya temen2 skrg lagi kuliah di semester 8. asalkan lulus sblm intake bulan September, Insya Allah bisa dftr. Ully: tahapan pendaftaran master di tue bisa dilihat disini https://www.tue.nl/en/education/studying-at-tue/admission-and-enrollment/graduate-programs/ dokumen2 yang harus disiapkan sama persis dengan yang sudah disebutkan kak lusi di atas

Bramka: saya coba bantu sharing dikit ya, ada yg menanyakan 2 hal berikut yg saya rasa berhubungan:
Q5a: Apakah pelamar dgn cv sudah memiliki pengalaman kerja lebih diutamakan atau kans nya sama besar dengan yang fresh graduate?

Lusi Pratiwi: utk MoT menurut saya gak ada hubungannya sih hehe. yang lebih dilihat kayaknya lebih ke essay. karena di essay itu kita harus menjelaskan kenapa mau ambil jurusan MoT, kenapa mesti bgt ambil jurusan tsb di TU Delft, sama juga menceritakan kira2 mau penelitian apa utk thesisnya. dan mgkn yng cukup penting juga adalah surat rekomendasi. siapa yang merekomendasikan kita. kalo di TU Delft sendiri seinget sy yang merekomendasikan itu diminta at least assistant professor di kampus S1 kita dulu. jadi fresh graduate juga punya kesempatan yang sama dgn yang udah berpengalaman kerja. oh ya sebagai tambahan, rata2 mahasiswa asli belanda yang masuk jurusan MoT itu fresh graduate semua loh hehe

Ully: Untuk IM menurut saya juga ga ada bedanya.. fresh graduate atau yang udah kerja punya kans yang sama besarnya..Saya juga setuju sama kak lusi..  untuk daftar, essay lebih mempengaruhi.. hehe

Bramka: cuma mau menekankan bahwa yg penting itu motivation letter dan recommendation letter hehe. saya dulu waktu daftar TU Delft masih duduk di semester 8 (masih ngerjain skripsi), tapi alhamdulillah bisa keterima mungkin karena ‘ngecap’ di motivation letter dan recommendation letter hehe utk TU Delft, mungkin di websitenya dibilang ‘2 recommendation letters from professor/employer/manager’. utk yg belum kerja, bisa dari ‘professor’ aja. dan definisi ‘professor’ itu gak berarti dosen yg gelarnya harus Prof. ‘professor’ di sini itu sebutan utk dosen secara umum saja. dulu recommendation letter saya dari 2 dosen di jurusan, 2 2 nya belom Prof. yang satu MSc (belom S3), dan yang satu Dr (baru S3, belum Prof). alhamdulillah keterima

Q6 : Pilihan beasiswa apa saja yang ditawarkan? Apakah Anda menggunakan beasiswa? Jika ya, beasiswa apa yang Anda ambil dan bagaimana cara apply-nya?

Lusi Pratiwi: Ada bbrp beasiswa utk ke belanda. Khusus utk TU Delft, ada beasiswa dr Kampus TU Delft (TU Delft Excellence Scholarship), beasiswa dr fakultas TPM. Kalau beasiswa umum ada LPDP, Beasiswa kominfo, unggulan dikti, dan neso. utk beasiswa dr kampus, biasanya nilai kita hrs bagus dan mendaftar di awal2 atau early admission. Utk TU Delft sendiri yang mendaftar sampai bulan Desember bisa diikutsertakan secara otomatis utk Excellence Scholarship. utk beasiswa neso, bisa dilihat di
http://www.nesoindonesia.or.id/beasiswa Kalau sy sendiri Alhamdulillah kuliah kesini dgn beasiswa LPDP. Detail cr mendaftar beasiswanya bisa dilihat disini
http://www.lpdp.depkeu.go.id/ Sy waktu itu apply beasiswa ketika udh dinyatakan diterima oleh TU Delft. apply beasiswa LPDP online dan melalui tahap seleksi administrasi, wawancara, dan LGD. kalo skrg utk LPDP ada tes tambahan berupa on the spot writing. mirip spt mendaftar ke TU Delft, utk dftr lpdp juga perlu ijazah, transkrip, sertifikat bahasa inggris, surat rekomendasi, dan essay.

Ully: Kak lusi udah ngasih info beasiswa yang umum ada di belanda nihh.. hehe. kalo aku pribadi, alhamdulillah, dapat dari LPDP. Mau nambahin.. kalo di TUE ada beasiswa lain namanya ALSP. Bisa di cek disini https://www.tue.nl/en/education/studying-at-tue/study-costs-scholarships-and-grants/scholarships-and-grants/amandus-h-lundqvist-scholarship-program/

Bramka: siip thank you, saya coba tambahin pengalaman pribadi saya ttg beasiswanya. Saya dulu ditolak lpdp, karena belom ada ijazah (karena masih semester 8) jadi gak lulus seleksi berkas hehe. Tapi utk sekarang saya kurang tahu lpdp masih mewajibkan ijazah atau tidak. Tapi alhamdulillah dapat Faculty Scholarship dari TPM Faculty di TU Delft, jadi sekarang dibiayain sama beasiswa ini. Khusus utk Faculty Scholarship, tidak ada pendaftaran terpisah (jadi tak usah mendaftar cepat2 kayak Scholarship dari TU Delft lainnya). Semua yang keterima di EPA otomatis dipertimbangkan utk dapat beasiswa ini. Kuota per tahunnya 3 orang kalau gak salah utk EPA, 1 orang utk MoT.

Q7: Apakah ada jurusan yang sama dengan Anda di universitas lain di Belanda? Bagaimana komparasinya? 

Ully: Hmm. Jurusan yang mirip Innovation Management sih jurusan Management of Technology di Delft.. Untuk komparasinya sejujurnya aku juga kurang ngerti bedanya.. hahaha. dulu aku milih Innovation Management di TUE karena buka februari, sedangkan MoT ga buka untuk februari.. hehe IM lebih managemen level dari proses inovasi, sedangkan IS(Innovation Science) lebih ke abstrak di konspe inovasi itu sendiri. Sepenglihatan saya sih ya.. haha. mungkin Meutia bisa bantu saya..

Lusi Pratiwi: iya setuju dgn ully. MoT ini mirip2 dgn IM nya TUE. nah tapi menurut sy sih, ada bbrp bagian dr Innovation Science nya TUE yang juga ada di MoT. nah di MoT ini, selain belajar corporate entrepreneurship, kita juga belajar ttg how to turn technology to business, atau intinya gmn membangun start up. nah ini kayaknya mirip2 dgn MSc Strategic Entrepreneurship nya erasmus. utk penjelasan MSc Strategic Entrepreneurship bisa dicek disini
http://www.rsm.nl/master/msc-programmes/msc-strategic-entrepreneurship/overview/

Q8: Apa saja prospek kerja yang relevan dengan program studi Anda? Apa rencana Anda setelah lulus?

Lusi Pratiwi: Prospek kerja sbnrnya cukup luas. misal yang sy ceritakan tadi, ada lulusan MoT yang kemudian bikin start up. atau bisa juga kerja di konsultan, utk management consultant atau kalo temen2 ambil spesialisasi ICT, bisa konsultan di bidang IT juga. kalau selama kuliah sih dosen selalu menekankan kalo Mot ini nanti diharapkan lulusannya akan menjadi ‘a good manager in the company’ gitu hehe. jadi kayaknya bidang kerja apapun bisa sesuai, asalkan memang sesuai minat kita. Sy sendiri berencana ingin internship di belanda sblm kembali ke Indonesia. mgkn sekitar 3 bulan internship. tujuannya sy ingin melihat bgmn work environment di belanda. karena kalo lihat mahasiswa2 asli belanda selama masa kuliah, mereka itu punya karakter yang beda bgt dgn mahasiswa indonesia. mereka cenderung lebih speak up dan berani bgt utk mengkritik dosen. beda bgt sama waktu sy S1. dosen adalah dewa bgt ga bisa diprotes. kalo disini, mahasiswa belanda sering bgt protes kalo ada yang mereka gak suka. nah sy pengen tau, kalo dlm dunia kerja itu gmn. sy juga ngobrol2 dgn senior yang pernah internship, mereka bilang itu adalah salah 1 pengalaman yang paling berharga selama mereka di belanda. kalau utk kerja, sy pribadi tertarik utk kerja di bidang management consulting

Ully: Sama seperti yang kak lusi bilang.. jurusan IM prospek kerjanya luas banget dari jadi researcher, consultant, atau jadi manager di company. Rencana saya sendri ingin jadi dosen, jadi rencana saya lanjut PhD setelah ini..

Bramka: Prospek kerja EPA sangat luas. Karena judulnya ‘policy analysis’ gak berarti konteksnya kerja di bidang pemerintahan aja, tapi bisa juga bekerja di sektor swasta. Karena intinya yg dipelajarin di EPA itu ‘how to solve complex problem’ dan companies juga mengalami complex problem ini. Lulusan EPA mostly kerja di consultancy company kalau dari statistiknya, walaupun ada juga yg kerja di private company spesifik di bidang IT, oil and gas, kontraktor, dan bahkan kesehatan. Ada juga yg di bidang pemerintahan, kayak jadi staff ahli DPR atau kementerian. Bisa juga ke multinational company macem World Bank, IMF, Greenpeace, dsb.

Q9. Bagaimana ilmu Anda bisa bermanfaat di Indonesia?

Lusi Pratiwi: Salah 1 konsep menarik yang sy pelajari selama disini itu adalah eratnya hubungan antara kampus atau riset2 di kampus dgn industri. Contohnya melalui science park. Nah science park itu intinya ada sebuah lahan khusus di deket kampus yang didedikasikan utk dijadikan kantor start up dr mahasiswa, atau perusahaan2 pun boleh bgt bikin plant atau kantor di wilayah itu. Contoh terkenalnya mgkn silicon valley nya Stanford University di amerika. Utk di belanda sendiri yang menurut sy cukup berkembang adalah punyanya TU Eindhoven. Kalo TU Delft sendiri baru mau bikin, namanya Technopolis. Jadi mahasiswa bener2 di-encourage utk bikin start up, nanti setelah lulus atau bahkan sebelum lulus, akan dibimbing spy start up nya bisa terus berkembang. Harapannya, si start up bisa bikin kantor di lahan technopolis itu. Lama, si technopolis akan berkembang dan menarik perusahaan utk kesana juga. Tujuan utamanya supaya riset dan industri bisa saling support. Perusahaan bisa mendanai riset di kampus, dan riset2 mahasiswa juga bisa diterapkan di perusahaan. Perusahaan2 yang udh maju juga diharapkan bisa membimbing start up bikinan mahasiswa spy bisa berkembang. Menurut sy ini konsep yang menarik bgt karena kalo dipikir2 di indo belum ada ya sinergisasi antara perusahaan dan kampus yang kayak ini. Jadi menurut sy sih ilmu dan best practice disini bakal asik bgt kalo bisa diterapkan di Indonesia, sederhananya mulai dr kampus2. Sy sendiri udh sempet berkoordinasi sama dosen sy waktu S1 dulu. Rencananya sy mau share mata kuliah2 yang kira2 bisa juga dikembangkan dan disesuaikan dgn kebutuhan Indonesia.

menurut sy bakalan bagus bgt nih kalo di Indo kita bisa bikin science park, terutama utk kampus sy dl. jadi ketika diminta bikin business plan pas kuliah, bener2 mikirin business plan apa yang kira2 bisa terus dikembangin di science park ini. Krn berasa bgt perbedaan jiwa entrepreneur mahasiswa indo sama mahasiswa sini. Kalo dl sy ada kuliah disuruh bikin business plan. Rata2 ide temen2 dan termasuk sy juga, business plan nya sederhana, sekedar bikin gerobak jajanan yang aneh2, atau catering sehat, usaha laundry, jasa penyedia baby sitter, dan sejenisnya. Nah mahasiswa disini, terutama mahasiswa asli belanda, kalo diminta business plan idenya macem2. Mulai dr bikin drone, bikin platform IT utk perusahaan, bikin satelit, dkk. Rasanya mimpi2 spt itu perlu juga ditanamkan pada mahasiswa Indonesia hehehe..  sbnrnya banyak hal lain juga yang bisa dikembangkan, misalnya utk organizational development. ilmu2 yang sy pelajari bs diterapkan bgt utk pengembangan organisasi, misalnya organisasi pemerintahan. tapi kalo utk sy pribadi, sy tertarik bgt utk mengembangkan science park di indonesia

Ully: Kalau dari saya, saya sendiri menyadari bahwa inovasi di dunia perindustrian Indonesia
Kalo berdasarkan teori yang dipelajari di kelas,konsep manajemen inovasi masih sulit dipraktekan di Indonesia, walau saya sebenernya penting banget apalagi untuk bersaing di dunia international. saya sendiri pengen banget mengembangkan ilmu inovasi di Indonesia.. hehe

Bramka: saya share dikit utk EPA yaa..  Aplikasi ilmu EPA di Indonesia bisa luas banget! Sederhananya, tools2 policy modeling kayak system dynamics dan agent based modeling itu penggunaannya di Indonesia masih minim banget. Sebagian besar policy modeling di Indonesia basisnya masih ekonometri/statistic, sedangkan banyak tools2 lain yg sudah berkembang yg bisa memberikan insight lebih dalam pembuatan kebijakan itu sendiri. Di negara2 berkembang pemanfaatan policy modeling jauh lebih banyak, shg produk2 kebijakannya juga lebih akurat dan kredibel/bisa dipertanggungjawabkan di publik.

Q10: Apa pesan Anda untuk peserta diskusi?

Lusi Pratiwi: menurut sy, jangan pernah takut untuk bermimpi. sy sering bgt dgr temen takut daftar kuliah ke luar negeri karena merasa krg kemampuan bahasa inggris. nah menurut sy jangan ciut kalo merasa krg kemampuan bahasa inggris. kemampuan bahasa bisa terus diasah. dan mahasiswa internasional disinipun gak semuanya jago bahasa inggris kok. biasa2 aja. misal mahasiswa dr cina, dr yunani. kadang juga masih struggle utk beradaptasi dgn bahasa inggris. tapi dosen2 disini itu sgt sgt sgt pengertian. mereka berusaha bgt utk memahami bahasa inggris kita. Jadi gak usah ragu2 dan gak usah takut. quote favorite sy adalah, if there is a will, there is a way. jadi asalkan punya tekad yang kuat, Insya Allah akan ada jalan. yang penting kita berusaha keras dan berdoa.
jangan lupa juga, restu org tua itu paling penting. minta doa sama org tua, itu paling manjur hehehe

Ully: Kalau dari saya, cari tau yang bener bener kamu ingin lakukan dan fokus sama apa yang ingin dicapai.. hehe. Jangan lupa banyak doa dan minta doa dari orang tua.

2 comments

  1. Selamat siang Ibu/ Bapak Yth

    Perkenalkan Saya Akhmad saat ini bekerja di salah satu perusahaan BUMN bidang energi. Saya berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan master ke TU Delft, tetapi saya masih belum dapat dengan jelas membedakan 2 (dua) jurusan yang tersedia dan saya pandang memiliki kemiripan, yaitu System Engineering & Policy Analysis Management dan Engineering Policy Analysis. Keduanya merupakan jurusan dari Fakultas Technology, Policy & Management (TPM).

    Mohon bantuannya Ibu/ Bapak dari PPI Belanda khususnya yang mengambil jurusan tersebut untuk dapat memberikan penjelasan perbadaan dari kedua jurusan tersebut.

    Terimakasih dan rasa hormat saya atas bantuan penjelasan yang diberikan.

    Salam
    Akhmad

  2. Sebenarnya banyak penemu-penemu karya ilimiah asal indonesia, tapi tidak di manfaatkan oleh perusahaan nasional maupun pemerintah

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »
%d bloggers like this: