Sidang Presidium Perdana PPI Belanda 2017/2018 dengan Perwakilan PPI Kota se-Belanda

Sabtu, 18 November 2017, PPI Belanda menyelenggarakan Sidang Presidium untuk kepengurusan 2017/2018. Acara yang diselenggarakan di Ruang Boothzaal, Utrecht University Library Uithof, Heidelberglaan Utrecht ini dimulai sejak pukul 10 pagi hingga 7 malam waktu setempat. Acara ini dihadiri oleh perwakilan (ketua dan/ atau presidium) dari 16 PPI Kota yang tersebar diseluruh penjuru Belanda, meliputi Amsterdam, Leiden, Den Haag, Delft, Rotterdam, Utrecht, Eindhoven, Tilburg, Maastricht, Wageningen, Nijmegen, Groningen, Arnhem, Enschede, dan Deventer.

Acara ini dibuka dengan perkenalan pengurus PPI Belanda dengan PPI Kota. Setelah itu, acara ini dilanjutkan dengan pemaparan visi misi dan program kerja PPI Belanda secara umum oleh Sekretaris Jenderal PPI Belanda yang baru, Yance Arizona. Dalam keterangannya, Yance mengungkapkan bahwa PPI Belanda ingin menguatkan kerjasama dengan PPI Kota karena PPI Belanda adalah milik PPI Kota, serta sinergi antara pelajar Indonesia dengan expat dan diaspora Indonesia di Belanda. Selanjutnya, pengurus PPI Belanda mempresentasikan program kerja per masing-masing departemen , yang dilanjutkan dengan sesi diskusi dengan perwakilan PPI Kota. Setiap departemen diberikan waktu sekitar 10 menit untuk presentasi dan sekitar 35 menit untuk diskusi.

Sidang Presidium 1

Presentasi pertama disampaikan oleh Departemen Kesekretariatan, dilanjutkan dengan Departemen Internal Organisasi. Kemudian, setelah dijeda dengan istirahat sholat dan makan siang, acara kembali dilanjutkan dengan penyampaian program kerja oleh Departemen Manajemen Pengetahuan, Scientific Board, Departemen Komunikasi dan Informasi, Departemen Kajian dan Gerakan, Kebendaharaan, dan diakhiri dengan Departemen Dana dan Usaha. Pada sesi diskusi, masing-masing perwakilan PPI Kota menyampaikan masukan-masukan yang bersifat konstruktif untuk penyempurnaan program kerja PPI Belanda kedepannya. Total durasi waktu sesi diskusi dilaksanakan dalam kurun waktu kurang lebih empat jam. Adapun sesi diskusi ini merupakan fokus utama pada rapat presidium kali ini guna menghasilkan program kerja yang visible.

Pemaparan Program Kerja

Jalannya Sidang Presidium

Setelah pemaparan program kerja kepengurusan PPI Belanda dan sesi diskusi dengan perwakilan masing-masing kota, maka selanjutnya dilakukan pengambilan keputusan akhir apakah hasil rumusan program kerja PPI Belanda tahun 2017-2018 dapat disahkan atau ditunda. Dalam hal ini, ditetapkan persyaratan bahwa dalam pengambilan keputusan harus memenuhi kuorum yang dipersyaratkan yakni minimal perwakilan presidium PPI Kota harus lebih dari 12 PPI kota. Jumlah perwakilan presidium PPI Kota yang hadir dalam acara ini adalah lebih dari 12 kota, sehingga telah memenuhi persyaratan kuorum. Dengan demikian, acara dilanjutkan dengan rapat pengambilan keputusan, yaitu dengan menggelar rapat internal perwakilan presidium PPI Kota guna melakukan pengambilan keputusan secara musyawarah dan mufakat. Berdasarkan hasil rapat internal tersebut, diputuskan dan ditetapkan bahwa pengesahan hasil rumusan program kerja PPI Belanda harus ditunda selama kurun waktu dua minggu dan akan dilanjutkan rapat presidium secara tidak langsung via Skype.

Narasi: Muhammad Azril, Rivandi Pranandita Putra

Editor: Apriana Vinasyiam

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »
%d bloggers like this: