Sek.ART.Aji: menjaga tradisionalitas dalam budaya modern

Oleh Erlina Rosa

Sek.ART.Aji (Sekartaji) merupakan sebuah acara kesenian yang diselenggarakan oleh PPI Rotterdam pada hari Sabtu, 13 Mei 2017 lalu. Acara ini merupakan kegiatan tahunan PPI Rotterdam yang mengusung kompetisi band sebagai konsep utama. Namun, pada tahun 2017, acara ini dikemas menjadi sebuah acara dengan konsep yang lebih luas, yakni dengan penambahan art performances dan kompetisi foto serta poster.

Tema “Recolor your roots” yang diangkat pada acara yang digelar di Erasmus Pavilijoen ini membalut kesenian tradisional Indonesia dengan perkembangan budaya modern. Ide tersebut berangkat dengan harapan memudahkan penerimaan masyarakat masa kini tanpa menghilangkan esensi budaya Indonesia. Sekartaji sendiri diambil dari salah satu nama putri dari Kerajaan Majapahit dalam cerita Panji.

Acara ini menampilkan para finalis kompetisi band yang terdiri atas pelajar Indonesia di penjuru Belanda, yaitu Nas 720, BandIDS, Caband, dan Potatone. Selain itu, penampilan turut dimeriahkan oleh teater dari mahasiswa Erasmus University Rotterdam serta tari-tarian yang dibawakan oleh Sekolah Indonesia Nederlands di Den Haag dan Sticthing Peduli Seni Indonesia. Acara yang berhasil mengundang penonton hingga 180 orang ini tidak hanya menyajikan pertunjukan seni budaya, namun juga menyediakan bazaar makanan Indonesia yang mengundang selera penonton tentunya.

Sekartaji berlangsung sejak pukul 16.00 waktu setempat dan berakhir pada pukul 22.00. Di akhir acara, BandIDS diumumkan sebagai juara I kompetisi band dan Potatone sebagai runner up. Sekartaji kemudian ditutup oleh penampilan salah satu artis kondang Indonesia, Teza Sumendra. Riuh pengunjung turut meramaikan penampilan artis ibukota yang membawakan lagu Satu Rasa, I Want You Love, dan If I Could Love You Again ini.

Selamat kepada para pemenang dan teruslah berkarya!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »
%d bloggers like this: