Scientific Writing Workshop: Bincang-Bincang Persiapan Kepenulisan Ilmiah

Scientific Writing Workshop: Bincang-Bincang Persiapan Kepenulisan Ilmiah

Oleh Intan Purwandani

Scientific Writing Workshop merupakan sebuah workshop penulisan ilmiah yang diselenggarakan oleh Divisi Kajian dan Riset Strategis PPI Belanda 2016-2017 bekerja sama dengan PPI Utrecht. Acara ini merupakan sebuah rangkaian yang terdiri dari tiga kali pertemuan dengan topik berkesinambungan sebagai berikut.

  1. Scientific Writing Skills: Planning and Preparation
  2. How to Write A Brief and Effective Content
  3. Finalizing Journal Writing

Pada hari Minggu, 26 Februari 2017, bertempat di Aula Bibliotek Utrecht, workshop sesi pertama telah dilaksanakan dengan topik utama mengenai perencanaan dan persiapan kepenulisan. Dr. D. A. Ary Samsura yang merupakan seorang peneliti sekaligus dosen di Radboud University, Nijmegen, diundang menjadi narasumber. Pada kesempatan ini, beliau dengan antusias menyampaikan tips dan trik untuk menembus jurnal internasional. Sebagai dasar mengawali sebuah tulisan, persiapan dan perencanaan sangat penting dilakukan. Salah satu komponen persiapan yang perlu dipertimbangkan adalah Why, What, dan to Whom.

Why. Pertama terkait alasan mengapa kita ingin menulis sebuah karya ilmiah. Melalui tulisan, seseorang diyakini dapat meningkatkan cara berpikir ilmiahnya, meningkatkan pemahaman terhadap hal yang telah ia pelajari, dan memuaskan hasrat keingintahuan dan kreativitas orang tersebut.

What. Selanjutnya terkait apa yang kita tulis. Pada tahap persiapan dan perencanaan, sebaiknya kita paham tipe tulisan yang akan kita produksi: apakah merupakan hasil atau bagian dari sebuah proses tertentu seperti book review, review article, research notes, dan lain sebagainya.

Terakhir, to Whom. Komponen ini merujuk pada sebuah target. Hal ini merupakan salah satu bagian menarik yang membuka wawasan terkait pengetahuan terkait adanya pemetaan target pembaca dalam sebuah kepenulisan. Bagaimana seorang penulis mampu secara tepat menyasar target pembaca dan membidik wadah yang akan menaunginya sehingga tulisan tidak hanya berkontribusi terhadap ilmu maupun implementasi sosial, namun juga tepat sasaran.

Penggunaaan bahasa yang mudah dipahami atau readable juga menjadi salah satu faktor penting bagaimana sebuah jurnal mampu diserap oleh pembaca. Meskipun ilmiah, sebuah jurnal bukan berarti harus sulit dipahami oleh para pembacanya melalui istilah-istilah yang tidak lazim. Tips dari narasumber, bahwa ada baiknya menyerahkan karya tulis kita untuk dibaca orang lain yang tidak memiliki bidang keilmuan yang sama dengan kita. Hal ini dimaksudkan untuk mengukur seberapa jauh karya tulis kita dapat dengan mudah dimengerti oleh orang lain.

Selain penggunaan bahasa, konsep IMRaD yang digunakan secara umum oleh salah satu jurnal internasional menjadi salah satu pertimbangan kontruksi dasar dalam struktur sebuah jurnal. IMRaD itu sendiri merupakan singkatan dari Introduction, Methods, Results, and Discussion. Namun, uniknya, berdasarkan pengalaman yang narasumber alami dalam kepenulisan, Introduction merupakan bagian akhir sebelum kepenulisan abstrak.

Sesi selanjutnya merupakan sesi feedback. Pada masa pendaftaran, peserta terlebih dahulu mengirimkan hasil karya tulis baik tugas akademik maupun karya tulis lain yang pernah dikerjakan. Pada sesi ini, peserta secara aktif melakukan diskusi terhadap karya tulis yang telah dikirimkan sebelumnya dan melakukan kritik sekaligus masukan untuk membuat sebuah persiapan, perencanaan, judul, dan introduction yang mampu menarik editor dan reviewer jurnal internasional.

Peserta yang terdaftar berasal dari berbagai kota di Belanda seperti Amsterdam, Leiden, Utrecht, Wageningen, hingga Tilburg, dengan variasi mahasiswa dari master hingga kandidat PhD. Rangkaian workshop ini diharapkan mampu memberi fasilitas dan akses yang lebih terbuka bagi ilmuwan Indonesia di Belanda agar mampu berkontribusi dalam bidang keilmuwan pada level global.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »
%d bloggers like this: