Hoi Allemaal!

Kami ingin menyampaikan terimakasih sebesar-besarnya kepada teman-teman semua pejuang beasiswa yang telah membantu mengisi survey tentang universitas, jurusan, dan informasi apa saja yang paling diminati terkait kuliah lanjut di Belanda. Dari 350 responden, telah tersaring 7 universitas dan jurusan terbanyak peminatnya yang akan Tim #livetanyajurusan PPI Belanda kunjungi untuk menjadi penyambung rasa penasaran teman-teman semua.

Berikut, liputan live tanya jurusan Wageningen University & Research (WUR) di IG @ppibelanda dan youtube pada Hari Minggu 4 Maret 2018 jam 19.00-21.00 WIB . Silahkan disimak.

Narasumber :
Ikrom Mustofa ( Jurusan Environmental Science)
Adini Qisti Arifah ( Jurusan Biotechnology)
Daniel ( Jurusan Food Technology)
Muhammad Agni Saha ( Jurusan Plant Science)

Moderator :
Lisana Shidqin Aliya ( Nutrition &Health)

Tahun 2018 ini Wageningen University & Research meraih 1st QS World University Rangkings by Subject untuk jurusan Agriculture & Forestry dan Best University in Netherlands berdasarkan Keuzegids Universiteiten 2018.

Q : Gimana tantangan kuliah di Wageningen University? Berat atau santai?

Adini : sebenernya berat atau ringannya tergantung oleh orang itu sendiri dan goals yang akan dicapai, kalo cuma pengen asal lulus lulus aja yaa bisa.

Ikrom : Tantangan pertama ketika sebulan dua bulan disini, adaptasi dengan apa yang diomongkan dosennya, catch up dengan materi perkuliahan. Setelah dua bulan, sudah mulai terbiasa dengan ritmenya, oh kuliah ini nanti ujiannya seperti ini, model-model pertanyaannya seperti ini. Kalo di indonesia mungkin kita kebiasaan pake Sistem Kebut Semalam disini tidak bisa. Jadi tiap hari harus baca materi yang sekarang dan materi buat besok. Bahkan waktu mau masuk kuliahnya kita bisa tau, bisa dilihat period mata kuliah itu bakalan ngomongin apa, batasannya sampai mana, kita bisa buat skema biar lebih tertata, dan semua mata kuliah itu bisa hubungkan untuk Thesis kita. Dan di wageningen ini saya temui temen-temen dengan sistem belajar yang berbeda-beda, ada yang di kampus sampai malem, ada yang belajar harus sendi, macem-macem..

Adini : Bukan tantangan sih, tapi ini cukup menggalaukan, kalau di Wageningen kita bisa mabil course dari jurusan lain . Misal disini aku suka course A tapi juga suka course B. Kadang bingung terkait thesisnya mau ambil yang A atau yang B. Galau. Ketika sudah tutup pendaftaran baru deh ganti pilihan, jadi kadang menguras pikiran untuk memilih. Saya sampai bertukar2 spesialisasi. Kebetulan study advisornya cuma ketemu sekali pas awal jadi selama diperjalanan ini galau sendiri, mungkin saya akan coba hubungi study advisor yang lain.

Daniel : Ekspektasi awalnya, kukira kuliah di Eropa itu tidak seintens di Asia makanya saya ga jadi pilih Jepang atau Korea, ternyata setalah dijalani lumayan juga, hampir jadi anak goa juga .hhaha. bener seperti yang Mas Ikrom bilang, kalau kita suka coursenya subjectnya, meskipun susah, tapi kita tetep enjoy, jadi ga ada masalah ga ada beban. Period ini saya ambil kuliah yang sebenernya ga saya suka tapi karena compulsary untuk mencukupi ECTS, jadi harus tetep diambil.

Agni : Ada 3 hal yang bisa diperhatikan. Yang ketiga, adalah menjaga kesehatan, ini penting, misal lagi winter flu seperti ini (seperti moderator), boro-boro mau berangkat kuliah bangun dari tempat tidur aja puyeng. Apalagi di belanda ini cuacanya sangat unpredictable. Yang kedua, mengenai menejemen waktu, karena di wageningen sistemnya periode, setahun ada 6 periode. Period panjang (2 bulan, 7 minggu kuliah 1 minggu ujian) dan period pendek ( 1 bulan, 4 minggu kuliah diakhiri ujian). Gimana caranya bener2 bisa bagi waktu yang baik. Dan yang pertama, adalah strategi belajar. Gimana caranya menemukan sendiri ritme belajar kita karena tiap orang beda-beda. Dulu awal2 ngerasa belajar 4 jam tapi kayak terbuang sia-sia ga efektif. Penting tau kemampuan pribadi, strategi gimana cara membeca, meringkas, gimana caranya ngerti dan survive.

Ikrom : iya bener, dan lagi disini, kalo intake  februari dalam waktu 6 bulan harus lulus 15 ECTS, sedangkan intake September dalam waktu satu tahun harus lulus 30 ECTS, kalo tidak mencukupi, bukan wageningen yang memulangkan akan tetapi Belanda / imigrasi yang memulangkan. Jadi ini sebagai motivasi juga buat temen-temen yang akan kuliah di Belanda.

Daniel : tapi ada yang menarik, dari tadi kayaknya serem-serem. Metode perkuliahan disini tak cuma lecturer, practical Laboratorium, tutorial, tapi ada juga self study dan group work. Nah ini yang menarik, karena komposisi pembagian grup ini akan sangat bervariatif, ada yang dari indonesia, cina, dutch, dan bagian eropa yang lain. Menariknya kita jadi tau pola pikir mereka, cara mengungkapkan pendapat mereka, cara kerja bareng mereka, jadi kita bisa belajar dari mereka juga.

Yang bisa digarisbawahi bahwa kuliah di wageningen itu by design jadi kita bisa arrange sendiri kita maunya ambil course apa aja, spesialisasi apa, tentunya tetep dikonsultasikan dengan study advisornya mengenai rancangan kita apakah sudah sesuai apa belum, bahkan untuk timingnya juga bisa dikomunikasikan misal mau nylesein semua course dulu, baru thesis kemudian internship, atau dibolak-balik. Jadi seyiap orang beda-beda dan semuanya bisa dikomunikasikan melalui study advisor dan juga supervisor masing-masing.

Q : Adakah jurusan keperawatan di Belanda?

All : kalau di belanda secara umum ada, namun untuk lebih jelasnya bisa disearch di website universitas2 yang ada di belanda, dan untuk di Wageningen sendiri tidak ada jurusan keperawatan.

Q : Untuk yang sudah punya pengalaman kerja 2 tahun, adakah rekomendasi beasiswa?

Adini : Kalau Belanda bisa dicoba Stuned atau Orange Tulip Scholarship (dulu NFP) tapi itupun tidak harus punya pengalaman kerja karena sekarang sistemnya sudah partnership.

Agni : ada. Chevening, AAS, NZAS, Fullbright.

Q : Study tentang tanaman di Wageningen, nama jurusannya apa ya?

Agni : plant science, plant biotechnology, organic agriculture (agak ke social) . Plant science sendiri banyak spesialisasinya, daintaranya Natural Resource, Green House Agriculture, Plant Physiology, Plant Breeding, dan Entomology and Plant Pathology. Plant Biotechnolology pilihan spesialisasinya ada Functional Plant Genomics, Plant for Human and Animal Health, dan Molecular Plant Breeding and Pathology. Lebih lengkapnya cek li www.wur.nl , ini salah satu kenapa saya pilih Wageningen University karena semuanya bisa dilihat-lihat dulu di webnya.

Q : Apakah beasiswa stuned hanya untuk yang sudah punya pengalaman kerja?

Agni : fresh graduates are welcome to apply! Cek di websitenya www.nesoindonesia.or.id

Q : Di Wageningen University ada jurusan Public Administration ga? Khususnya program kebijakan public.

Ikrom : Sebenernya administrasi public ini nanti bisa masuk kemana-mana sih. Kebijakan kan, policy, jadi disini ada environmental policy, Food Policy, marine and government policy. Kalo misalnya lagi ngecek websitenya www.wur.nl temen-temen bisa lihat matakuliahnya apa saja jadi bisa tau bayangan kuliah disini sesuai pilihan nanti akan seperti apa. Temen saya ada jurusan Administrasi publik, S2 nya di Ilmu Bencana.

Agni : Bahkan sampai ada bahan bacaan berupa materi/ buku yang akan digunakan sebgai rujukan mata kuliah.

Q : Biotechnology di sini belajar apa saja ya?

Adini : Jadi Biotechnology ada beberapa spesialisasi. Ada Food Biotechnology, Cellular and Molecular Biotechnology, Process Technology, Medical Biotechnology, dan Environmental and Biobased Technology. Aku dulu galau antara Environmental and Biobased Technology atau Cellular and Molecular Biotechnology, aku backgroundnya cell molecular tapi tertarik environmental biobased ini lagi happening banget. Kalo dari cell molecular yang dipelajarin yang kekinian kayak metabolic engineering, synthetic cell, gitu. Kalo food biotechnology kayak bnyak overlap sama anak food technology juga, ada processing juga. Medical Biotechnology tentang pharmaceutical gitu, enzymology.

Q : Jurusan pertanian yang bagus dimana ya?

All : Wageningen University

Agni : tapi itu tergantung apa yang ingin dipelajari, minatnya apa, karena agriculture itu sangat luas. Holtikultur di wageningen bagus. Tapi kalo tanaman pangan seperti padi, jagung, penelitian disini agak kurang, karena memang Belanda ini produknya adalah tanaman holtikultur. Sama topik risetnya juga, karena ga semua profesor punya topik interest yg kita inginkan.

Q : Cara untuk memotivasi diri biar tetep stabil gimana?

Ikrom : fokus ! kalo kita melihat, membanding2kan diri kita dengan orang lain, kok dia terlihat enak-enak saja, ya kita fokus aja dengan target kita masing-masing.  Kembali ke skema awal, masuk kesini mau ngapain, udah terus fokus dan istiqomah aja.

Daniel : jaga life balance ! biar tetep semangat, seimbang aja sih, weekend main, makan-makan, atau olahraga, senin-jumat sore belajar yang bener.

Agni : inget tujuan utama. Ke belanda mau ngapain. Salah satu nasehat dari koordinator beasiswa Stuned, coba baca2 ulang motivation letter, disitu bisa mengingatkan motivasi kita. Telp keluarga, suami/istri, pacar,siapapun supportsystem kita.

Adini : dulu sebelum kesini sempet punya bisnis yang beda dengan lini akademis, bisnisnya tanaman hias yang sedang nyaman2nya dijalanin, jadi setelah kesini kembali ke dunia akademis sempet agak eergh juga, aah aku pengin balik ke bisnis aja. Kadang gitu kalo lagi demotivated. Tapi mikir lagi, dibidang yang aku ambil sekarang ini aku juga punya plan buat bisnis. Ya kembali lagi ke diri kita sendiri, meski dapet motivasi dari temen, keluarga, motivator, kalo bukan dari diri kita sendiri yang dengan kuatnya membangunkan selfmotivation itu ya bakal cepet roboh.

Q : Bagaimana caranya beradaptasi dengan mahasiswa asing?

Agni : sebenernya itu nanti natural aja sih. Tidak ada diskriminasi sama sekali, justru ketika moment group work atau ngobrol itu kita bisa mengenali karakter orang, misal Dutch itu lebih outspoken, kita ga boleh baperan, karena mereka menyampaikan apa adanya, misal bilang saya ga suka kamu gini gini gini ya mereka akan bilang. Justru dengan bersosialisasi dengan teman dari negara lain itulah kita mengenal jatidiri kita sendiri, kita menyadari karakter orang indonesia itu seperti apa. Jangan selalu ngegeng dengan orang indonesia.

Ikrom : ada AID (Annual introduction Day) di awal tahun pelajaran, ada Group Work disitu kita berkesempatan bersosialisasi dengan teman2 dari negara lain, dan memahami gimana tipikal orangnya.

Adini : balance aja, dari segi akademis itu ngobrol dengan sesama indonesia untuk lebih mengerti, sedangkan ngobrol dengan non indonesian itu untuk saling bertukar prespektif terhadap suatu hal juga penting.

Daniel : di WUR ini memfasilitasi juga, jadi kemarin saya ikut Scientific preparation day, dalam 5 hari ada pembekalan, gimana sih caranya menyampaikan pendapat yang baik dalam grup yang multiculture itu kayak gimana, misal yang Asia ga perlu tertalu diam/takut, yang Dutch juga jangan terlalu over, cara jawab ujian itu seperti ap. Yang penting ikuti fasilitas yang disediakan sama kampus akan banyak membantu.

Q : Fresh graduate dari agroteknologi apakah boleh ambil MPB (Master Plant Biotechnology, brw riset saya tentang bioteknologi?

Agni : itu MPB ya, curhat sedikit , sebelumnya Saya dulu mau ambil MPB tapi tidak diterima karena ada mata kuliah yang tidak ada di transkrip S1 saya yaitu kalau ga salah dasar-dasar mikrobiolohi. Jadi ada requirementnya, coba di cek lagi di MPS dan MPB. Sebenernya mereka beririsan, jadi misal masuk plant science tetep bisa ambil mata kuliah dari plant biotek . Daftar aja MPB pilihan pertama MPS pilihan kedua, nanti akan dilihat dari motivation letter kita juga, mereka akan mengarahkan kita cocok yang mana.

Q : Apakah untuk mengambil course dari chairgrup tertentu, kita sudah harus menentukan topik research kita dari awal?

Adini : oh, ga harus, aku bahkan belum, baru lihat-lihat aja. Tapi kalo sudah punya itu akan lebih bagus untuk menentukan course

Agni : pas awal datang kesini, ngobrol sama study advisor, kita akan dikasih semacam table kamu mau merancang kuliahmu disini mau ambil apa saja.

Q : Terakhir, apa pesan kalian untuk para pejuang ilmu ?

Adini : kutunggu kalian disini.

Agni : Persisten aja

Daniel : Jangan kelamaan nunggu niatnya, daftar aja, action, ga usah mikir terlalu jauh, nanti juga jalan sendiri.

Ikrom : ditunggu di Belanda, ditunggu di Wageningen.

Related posts

Leave a Comment