[INDONESIA DARURAT KEKERASAN SEKSUAL]

Menurut Catatan Tahunan Komnas Perempuan, pada tahun 2017, terdapat 348.336 kasus Kekerasan terhadap perempuan yang dilaporkan, yang tidak hanya terjadi di ranah publik, namun juga diranah privat. Belum lagi, jenis – jenis kasus kekerasan seksual yang semakin beragam dan juga pada kenyataannya, kasus Kekerasan Seksual bukanlah kasus yang terjadi hanya pada kelompok tertentu, namun juga dapat terjadi pada siapapun. Maka dari itu, dibutuhkan ruang yang aman dan payung hukum yang melindungi baik fisik maupun psikis penyintas.

Menanggapi hal tersebut, sebagai salah satu tindak lanjut dari Hasil Diskusi PPI Belanda yang diadakan pada 17 November 2018 dengan tema: Kekerasan Seksual: dalam Mitigasi, Trauma, dan Sorotan Media, juga sebagai salah satu peringatan Hari Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan yang jatuh pada 25 November, dan melihat betapa daruratnya Kasus Kekerasan Seksual yang terjadi di Indonesia, dengan ini PPI Belanda dengan ini mengeluarkan pernyataan sikap terhadap Kasus Kekerasan Seksual yang terjadi di Indonesia.

Adapun Pernyataan Sikap yang kami keluarkan ini merupakan salah satu bentuk PENOLAKAN dan PENGECAMAN segala bentuk Kasus Kekerasan Seksual yang terjadi di Indonesia.
Dalam pernyataan sikap tersebut pula, kami memberikan poin-poin rekomendasi yang dapat dijadikan acuan untuk seluruh pihak, termasuk dan tidak terbatas pada Pemerintah, Dewan Legislatif, Media dan Masyarakat.

Besar harapannya, seluruh pihak dapat bersama-sama memberikan ruang yang aman dan dapat lebih memberikan jaminan perlindungan bagi seluruh golongan.

Unduh pernyataan sikap: di sini.

#StopKekerasanSeksual
#LawanKekerasan
#GerakBersama
#TuntaskanRUUPKS

Leave a comment

Your email address will not be published.

Translate »
%d bloggers like this: