Mencari Kerja di Belanda

Halo teman teman semua! Bagi kalian yang ingin menetap di belanda pasca kelulusan, apa saja peluang yang terbuka bagi komunitas internasional? PPI Den Haag, PPI Belanda dan HoiTalent baru saja menjalankan di Job seeking workshop di Novotel Den Haag. Acara ini sangat bermanfaat bagi teman teman yang ingin mencari kerja di Belanda.

20151002_175942-1024x576

Bagi teman teman yang kuliah di belanda, kalian diberi kesempatan untuk mencari kerja selama 1 tahun oleh pemerintah belanda dan periode tersebut disebut ‘zoekjaar’. Cara apply zoekjaar adalah dengan membuat appointment dengan kantor imigrasi (IND), lalu teman teman perlu membawa formulir, paspor beserta ijazah. Paspor kalian akan diberi stempel dan kalian akan mendapatkan verblijf (kartu identitas) sebagai pencari kerja. Dengan ini, teman teman sudah legal untuk mencari kerja dan perusahaan dapat mudah merekrut kalian tanpa harus memperoleh izin dari pemerintah.

Di Belanda, masih banyak lowongan kerja di bidang science, engineering dan business. Untungnya, tidak semua membutuhkan gelar master dan doktor sehingga sarjana pun masih mempunyai daya saing yang tinggi. Teman teman tidak punya pengalaman kerja? Jangan kecil hati, masih banyak entry level jobs. Jika kalian sudah pernah internship, itupun dapat dikategorikan sebagai pengalaman kerja.

Berbeda dengan di Indonesia, informasi mengenai lowongan kerja di Belanda dapat diperoleh di dengan mudah di internet. Teman teman dapat mencari lowongan kerja di Hoitalent, indeed, monsterboard, jobbird dan berbagai macam website lainnya. Universitas pun juga cukup dekat dengan perusahaan sehingga memudahkan proses perekrutan. Maka buatlah portfolio semenarik mungkin; buat CV yang rapih dan update Linkedin profile kalian. Lalu bagaimana apabila kita tidak lancar bahasa belanda? Tenang, masih banyak pekerjaan yang lebih mengutamakan bahasa inggris. Namun apabila teman teman bisa bahasa belanda, akan sangat jauh lebih baik. Maka tidak ada salahnya ikut kursus mumpung masih berstatus mahasiswa.

Berikutnya apa saja yang perlu dilakukan? Salah satu pembicara kami, saudara Martin William menyebutkan bahwa first impression really counts. Sebagai ahli rekrutmen, beliau menyatakan bahwa banyak fresh graduate masih sangat kurang dalam communication skill. Hal ini dapat dilihat ketika para sarjana menulis motivation letter. Kebanyakan adalah mereka hanya menjabarkan apa yang ada di CV. Yang diperlukan adalah mereka mengambil beberapa key competencies yang dibutuhkan oleh recruiter dan gunakan prinsip S.T.A.R. ‘S’ adalah situation dimana kalian menceritakan seperti apa situasi yang dialami ketika kompetensi tersebut digunakan. ‘T’ adalah task yaitu apa saja yang direncakan guna menanggulangi masalah tersebut. ‘A’ yaitu action adalah apa yang dieksekusi dan ‘R’ adalah result yaitu hasil yang diperoleh. Motivation letter atau cover letter adalah kesempatan bagi teman teman untuk menceritakan sedikit mengenai kelebihan kalian.

Lalu apalagi yang dibutuhkan oleh job seeker? Networking. Kedengarannya sangat umum namun ini sangat berpengaruh dan sering sekali ditekan oleh para speaker. Salah satu speaker kami, saudara Marcel Alim menceritakan bagaimana beliau mendapatkan pekerjaan melalui kakak tingkatnya di Baker Hughes. Kakak tingkat tersebut berperan sebagai referral bari perusahaan sehingga HR tidak perlu mengeluarkan usaha yang banyak agar mengenal kandidatnya. Saudara Marcel Alim pun sebenarnya dari bidang yang kurang sesuai dengan kebutuhan sang rekruter, namun berhubung beliau mempunyai keterampilan lain seperti programming dan kakak tingkatnya memberikan kesan yang positif, maka beliau diterima di perusahaan. Orang di dalam perusahaan membuat kalian up to date dengan lowongan kerja baru.

Speaker kami, saudara Mackenzie Hadi juga mempunyai cerita serupa. Beliau pasca kelulusan S3 daftar kerja ke berbagai perusahaan dan ditolak terus. Beliau juga daftar di Shell dan ditolak. Namun beliau bertemu dengan seseorang di perusahaan tersebut dan awalnya hanya berbincang bincang biasa. Setelah sudah lumayan akrab, maka orang tersebut malah menawarkan interview. Setelah beberapa ronde maka Mackenzie akhirnya diterima. Sangat ajaib karena dulu sempat ditolak.

Lalu bagaimana cara membuat jaringan? Intinya adalah memperluas pergaulan. Salah satu pembicara kami, Ratna Lim menjelaskan bahwa jaringan dapat dari peroleh dari manapun. Teman teman bisa saja berbicara dengan orang di bangku sebelah ketika di pesawat dan siapa tahu dia adalah pemilik perusahaan yang membutuhkan pegawai. Teman teman juga dapat mengenal teman dari teman kalian. Ketika berkenalan dengan orang baru, tidak perlu membawa misi. Teman teman cukup santai, buat suasana yang akrab dan pikirkan apa yang dapat kalian kontribusikan ke orang baru tersebut. Teman teman juga dapat ke job fair agar lebih mengenal perusahaan perusahaan yang ada di belanda. Kalian tidak harus ke perusahaan besar karena perusahaan sedang pun mempunyai wadah yang bagus untuk self growth kalian.

Apabila teman teman sudah keterima kerja, tidak ada salahnya untuk menegosiasi gaji. Umumnya ini bagi teman teman yang sudah mempunyai pengalaman. Bagi fresh graduate jarang sekali, toh yang penting dapat pengalaman berharga dahulu. Bagi fresh graduate, gaji yang didapat sekitar 2200 euro per bulan. Tapi jangan lupa masih ada tagihan pajak dan asuransi lho. So spend wisely.

Sekian dari job seeking workshop kami. Terima kasih kepada PPI Den Haag, PPI Amsterdam dan Hoitalent yang telah mengadakan acara ini. Terima kasih kepada para pembicara yang telah membagi ilmu yang bermanfaat. Semoga para job seeker sukses dalam merintis karir di Belanda.

Happy job seeking!

 

sumber : http://ppidenhaag.org/mencari-kerja-di-belanda/

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »
%d bloggers like this: