Miriam-Habibie Maastricht Cup 2013 yang ke-9 merupakan kompetisi bulu tangkis dan merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh PPI Maastricht untuk merebutkan piala bergilir Miriam-Habibie. Biarpun sempat tidak diadakan tahun lalu, namun tahun 2013 ini PPI Maastricht kembali mengobati kerinduan para pecinta bulu tangkis di Belanda dan negara-negara lain di sekitarnya. Acara ini berlangsung dua hari pada hari Sabtu, 25 Mei 2013 dan Minggu, 26 Mei 2013 di Sporthal De Heeg,Maastricht yang diikuti oleh 5 kontingen dan berjumlah 12 tim total yang bertanding.

Hari pertama diawali dengan pembukaan dari ketua PPI Maastricht dan ketua panitia Maastricht Cup yang diwakili oleh Emir Pohan sebagai ketua Maastricht Cup. Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu “Indonesia Raya” dan  acara pembukaan ditutup dengan sambutan Bapak Surano, Atase Fungsi Komunikasi KBRI Den Haag dengan pemukulan kok sebagai tanda bahwa acara resmi dimulai. Babak penyisihan antara 5 kontingen yaitu MaBID Denmark, MBI Belanda, MBI Utrecht, Al-ikhlash Amsterdam, dan KBRI Belanda berlangsung dengan seru.
Diselingi dengan makan siang yang ternyata sangat digemari dari para peserta Maastricht Cup 2013, karena dirasa sangat enak dan khas Indonesia. Sayang sekali cuaca sore menjadikan BBQ yang harusnya diadakan di outdoor sebagai acara penutupan pada hari pertama gagal dilakukan, dan pada akhirnya berganti tempat menjadi indoor. Hal ini tidak mengurangi semangat para pemain untuk bertanding keesokan harinya, karena setiap kontingen memiliki wakil untuk lanjut berkompetisi di pertandingan perempat final pada hari kedua.
Pada hari kedua, pertandingan semakin memanas dikarenakan sudah menjadi babak penentuan apakah lolos atau tidak ke babak semi final dan final. Dengan persaingan yang sangat sengit akhirnya 1 tim dari MaBID Denmark, MBI Utrecht, MBI Belanda, dan Al-Ikhlash Amsterdam lolos ke babak semi final. Pertandingan yang seru disuguhkan oleh para pemain yang  ikut pada Maastricht Cup tahun ini, dan MBI Utrecht dan MBI Belanda lah yang maju ke babak final Maastricht Cup 2013.
 Sebelum pertandingan final dimulai, acara resmi ditutup dengan kata penutup dari ketua Maastricht Cup 2013 dan juga dari Duta Besar Republik Indonesia di Belanda, Ibu Retno L.P Marsudi. Melihat bahwa kedua tim yang maju ke babak final adalah tim MBI dari Belanda, maka beliau mengatakan bahwa “ini bukti bahwa tim Belanda memang belum tersaingi”.
Turnamen ini akhirnya dijuarai oleh MBI Belanda dengan memenangkan kedua  pertandingan tunggal dan ganda di babak Final. Sebagai penutup, pembagian piala dan hadiah oleh Bapak Bambang Hari Wibisono sebagai Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Den Haag kepada tim juara 1 dan 2. Hal ini membuktikan ucapan Ibu Duta Besar Republik Indonesia di Belanda bahwa belum ada yang bisa mengalahkan MBI Belanda sebagai juara bertahan Maastricht Cup.
 maastricht1 maastricht3-300x200 maastricht4-300x200 maastricht5 maastricht2
Selamat kepada pemenang dan ditunggu keikutsertaannya bagi anda pecinta bulu tangkis di Eropa pada Miriam-Habibie Maastricht Cup tahun depan.
Oleh : Vania Sekar
Translate »
%d bloggers like this: