Kuliah di Belanda

Apa yang membuat mu tertarik untuk kuliah di Belanda?

  • Pra Kuliah
  • Sebelum Berangkat
  • Saat di Belanda
  • Membawa Keluarga

Informasi Umum Mendaftar Kuliah dan Beasiswa

1. Daftar Universitas dan Bidang Studi cek ke studyfinder.nl

2. Daftar Beasiswa bisa dilihat di ppibelanda.org/beasiswa dan grantfinder.nl

3. Persyaratan Umum (Daftar Kuliah ataupun Daftar Beasiswa, untuk persyaratan lebih spesifik dapat melihat ketentuan di masing-masing universitas atau penyedia beasiswa).

  • a. Umumnya pendaftaran dilakukan secara online
  • b. Syarat nilai TOEFL 550 atau IELTS 6.5
  • c. Identitas diri berupa Paspor
  • d. Ijazah dan Transkrip Akademik dalam Bahasa Inggris
  • e. Motivation Letter
  • f. Surat Rekomendasi

4. Besaran Tuition Fee untuk program sarjana, master, ataupun doktor sangat bervariasi sesuai dengan program studi di universitas yang dituju. Silakan untuk mengakses informasi tersebut langsung ke kontak program studi atau fakultas atau universitas yang dituju

5. Besaran biaya hidup atau living allowance relatif bervariasi tergantung dari lokasi universitas (kota), fasilitas housing, dan gaya hidup. Umumnya sebagian besar pengeluaran untuk biaya hidup dipergunakan untuk biaya konsumsi dan akomodasi (housing). Standar biaya hidup minimum yang harus dipenuhi sesuai persyaratan visa studi dari pemerintah Belanda adalah 833,22 Euro/bulan. seperti tertera di https://ind.nl/EN/individuals/student/costs-income-requirements

6. Untuk keterangan lebih lanjut mengenai imigrasi, termasuk mengenai hal yang harus diperhatikan mengenai persyaratan membawa keluarga, bisa menuju portal imigrasi (IND)

Informasi Umum Sebelum Berangkat Ke Belanda untuk Studi dengan kondisi sudah dinyatakan diterima oleh pihak universitas (mendapatkan Letter of Acceptance dari pihak universitas)

1. Kirim dokumen yang diminta oleh universitas untuk aplikasi visa dan izin tinggal. Umumnya aplikasi visa dan izin tinggal (MVV) dilakukan oleh pihak universitas. Silakan berkoordinasi langsung dengan pihak universitas.

2. Mencari student housing (biasanya tiap universitas menyediakan informasi mengenai housing)

3. Membeli asuransi kesehatan (umumnya tiap universitas menyediakan informasi mengenai penyedia asuransi yang sesuai standar)

4. Melegalisir akta kelahiran dalam bahasa Inggris (untuk akta kelahiran terbaru umumnya memiliki format dua bahasa yaitu Indonesia dan Inggris) di Kantor Catatan Sipil setempat (tergantung lokasi penerbitan akta kelahiran), Kementerian Hukum dan HAM di Jakarta bagian Ditjen Administrasi Hukum Umum, Kementerian Luar Negeri di Jakarta di Bagian Ditjen Konsuler, dan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Jakarta.

5. Menghubungi PPI Kota di kota universitas tujuan (beberapa PPI Kota dapat melakukan penjemputan secara kolektif tergantung komunikasi dengan PPI Kota tersebut)

6. Menghubungi pihak universitas mengenai jadwal kedatangan di Belanda

 

—————————-

 

Berikut beberapa hal yang harus dicermati untuk anda yang akan tinggal di Belanda.

Persiapan Keberangkatan
Anda sudah diterima di Universitas di Belanda? Apakah semua hal sudah dipersiapkan dengan baik? Kami bantu dengan sedikit tips dan trik sebelum anda siap untuk terbang ke Belanda.
Data lebih lengkap mungkin perlu anda tanyakan lebih lanjut dengan pihak Universitas dan atau Netherlands Education Centre.

Sebelum Keberangkatan
Pada dasarnya hal-hal yang dipersiapkan untuk keberangkatan studi tidak jauh berbeda ketika anda bepergian untuk traveling atau menetap sementara ke suatu kota.
Hal-hal yang penting adalah : dokumen, pakaian secukupnya (sesuai iklim dan cuaca kota yang dituju), uang cash dan atau travel cheque. Berikut ini beberapa hal yang penting untuk diperhatikan dan perlu dipersiapkan sebelum anda berangkat:

A. Dokumen
1. Pasport (akan lebih baik kalo anda menyimpan juga beberapa kopiannya)
2. Surat penerimaan dari universitas dan jika anda mendapat beasiswa siapkan juga surat tersebut
3. Akte kelahiran yang diperbaharui dan disahkan Kedutaan Belanda di Jakarta dan Departmen Kehakiman (dalam bahasa Inggris). Untuk hal ini bisa menghubungi NEC untuk lebih jelasnya.
4. Pas foto dengan latar belakang yang jelas (biasanya biru muda)

B. Pakaian dan perlengkapan lain nya
1. Pakaian secukupnya, terutama pakaian musim dingin (jaket, long john. sweater) dengan alasan harga di Indonesia lebih murah.
2. Sepatu, sandal jepit, kupluk, sarung tangan tebal dan alat tulis (atau bisa juga dibeli di Belanda)
3. Laptop, kamera, walkman (diperlukan tapi bukan keharusan.
Harap di ingat bahwa tidak semua barang di lemari anda harus dibawa. Jadi bawa secukup nya dan pastikan hanya barang-barang yang memang anda butuhkan saja!

C. Uang Tunai dan/atau Travel Cheque
1. Jangan lupa siapkan mata uang Euro dalam kantong anda. Anda akan membutuhkannya untuk membeli tiket kereta, taxi ataupun bus
2. Anda juga bisa membawa travel cheque yang kemudian bisa diuangkan di bank
3. Anda juga bisa menggunakan kartu ATM yang dibawa dari Indonesia. Bank di Indonesia umumnya memiliki jaringan kerjasama dengan perbankan global semisal Cirrus, Alto, Mastercard, Visa, dll. Penarikan di luar Indonesia biasa nya dikenakan bea administrasi. Silakan cek dengan bank terkait mengenai biaya nya.

D. Makanan dan obat-obatan
1. Makanan dari indonesia perlu dibawa secukupnya saja, karena beberapa makanan Indonesia bisa dengan mudah diperoleh di toko asia yang ada di Belanda (Nasi, tempe, Indomie, krupuk udang, terasi, dll, semua ada!)
2. Obat-obatan pribadi anda
Jangan lupa untuk cek ricek berat barang bawaan. Jangan sampai kelebihan bagasi. Sebelum anda berangkat, disarankan untuk memberitahukan jadwal keberangkatan dan kedatangan kepada PPI setempat (jenis pesawat, tanggal keberangkatan, waktu tiba) sehingga akan memudahkan penjemputan jika dibutuhkan.

Menjelang Keberangkatan
Sebelum anda berangkat, persiapkan beberapa hal berikut:
1. Pastikan Visa/MVV (authorisation for temporary stay) dan tiket pesawat anda sudah di tangan
2. Siapkan uang tunai (rupiah) untuk membayar airport tax di bandara
3. Pastikan anda datang lebih awal untuk check-in dan jangan sampai barang bawaan anda kelebihan berat

 

1. Menghubungi pihak universitas kalau sudah berada di Belanda

2. Menyelesaikan perjanjian kontrak housing

3. Membuka rekening bank (ada beberapa universitas yang mengatur jadwal pembukaan rekening bank secara kolektif).

4. Mendatangi kantor pemerintah kota setempat (gemeente) dengan membawa paspor, akta kelahiran yang sudah dilegalisir, dan kontrak housing. Hal ini digunakan untuk mendapatkan nomor identitas di Belanda atau biasa disebut BSN Number

5. Mendatangi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag, untuk mencatatkan diri dalam sistem administrasi keimigrasian di kantor Atase Imigrasi dan administrasi pendidikan di kantor Atase Pendidikan dan Kebudayaan. Keterangan proses pencatatan keimigrasian dapat mengakses http://ina.indonesia.nl/index.php/paspor-lapor-diri

6. Membeli nomor telepon seluler lokal

7. Menghubungi dan berkoordinasi dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia di kota setempat untuk berkegiatan bersama PPI Kota setempat dan PPI Belanda.

8. Mempelajari perbedaan sistem penilaian standar Belanda dengan negara lainnya (misal Belanda-US-UK) di link http://ppibelanda.org/penilaian-nl-us-uk/

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain:

Visa Tinggal
Visa tinggal singkat (Visum Kort Verblijf) dibutuhkan untuk mereka yang akan tinggal di Belanda dalam waktu kurang dari tiga bulan. Permohonan visa ini bisa diajukan ke Kedutaan Besar Belanda atau ke konsulat setempat minimal dua minggu sebelum hari keberangkatan.

Izin Tinggal Sementara/Machtiging tot Voorlopig Verblijf (MVV)
Ijin tinggal sementara (MVV) dibutuhkan jika anda ingin tinggal di Negeri Belanda selama lebih dari 90 hari dalam periode 6 bulan. Selama MVV masih dalam proses, pemohon tidak dapat memperoleh visa schengen untuk kunjungan singkat (1-90 hari).

Permohonan MVV dapat dilakukan dengan 3 cara, yaitu :
1. melalui prosedur DIP
Yang bersangkutan mengajukan permohonan ke Kedutaan Besar Belanda atau ke salah satu Konsulat / Petugas Konsuler yang ada di Indonesia.
2. melalui prosedur advis
Dalam hal ini referen di Belanda memulai prosedur permohonan MVV. Referen mencari tahu apakah ia memenuhi semua persyaratan untuk bertindak sebagai sponsor. Karena IND harus memeriksa situasi kehidupan dan keuangan referen, maka prosedur advis hanya dapat diajukan oleh referen di Belanda.
3. melalui prosedur singkat
Permohonan diajukan oleh suatu perusahaan atau lembaga yang mengutus pemohon untuk pergi ke Belanda. Hal ini hanya dapat dilakukan jika perusahaan/lembaga tersebut menerima kuasa untuk menjalankan prosedur ini dengan persyaratan-persyaratan tertentu.
Yang sesuai dengan kondisi student Indonesia di Belanda yang akan mengundang keluarga untuk periode lebih dari 3 bulan yaitu prosedur no. 2.

Langkah-langkah prosedur advis (MVV REF):

  1. Referen memulai prosedur advis ke IND
  2. Jika hasil advisnya positif, referen akan diberitahu oleh IND
  3. Setelah referen membayar biaya yang diperlukan, maka hasil advis positif akan diteruskan ke Kedutaan Belanda
  4. Jika hasil advisnya negatif, IND hanya akan memberitahukan ke referen saja (pembayaran tidak perlu dilakukan)
  5. Untuk hasil advis yang negatif tidak dapat mengajukan banding/keberatan (banding hanya dapat dilakukan atas keputusan negatif atas permohonan prosedur DIP)

Persyaratan yang harus disiapkan referen (pengundang):

  1. Pengundang sudah menerima verblijfs dari gementee, itu membuktikan bahwa pemohon tinggal di Belanda. [Izin tinggal referen biasanya didapat setelah 1-2 bulan]
  2. Paspor suami/istri/anak;
  3. Akta lahir suami/stri/anak yang sudah diterjemahkan dan dilegalisir oleh; Departemen Luar Negeri, Keakiman dan kedutaan. (untuk proses legalisir ini bisa minta bantuan biro jasa atau kedutaan/konsulat Belanda);
  4. Akta nikah (minta) dari catatan sipil yang sudah di terjemahkan dan dilegalisir, sedangkan terjemahan buku nikah dari departemen agama tidak diperlukan

Persyaratan di atas harus diurus di Indonesia dan cukup fotokopinya yang sudah dilegalisir yang dikirim ke referen di Belanda (tidak perlu dengan aslinya). Karena dokumen asli Akta lahir dan Akta Nikah nanti dibutuhkan oleh istri/suami pada saat permohonan MVV-nya diterima dan menghadap ke Kedubes/konsuler
Sebaiknya dokumen yang dikirim masing-masing 2 buah (satunya sebagai cadangan

Untuk mendapatkan form MVV, cara yang paling mudah dengan apply via internet. untuk itu bisa kunjungi ke website IND(Dinas Imigrasi dan Naturalisasi Belanda):

Pilih FORM pengajuan MVV bagian “Request for a recommendation to obtain an Authorization for Temporary Stay”.

Sertakan keterangan financial (Guarantee letter) dari kampus/professor bagi PhD student, atau dari pihak pemberi beasiswa, dimana di dalamnya terdapat keterangan penghasilan dan/atau pajak yang harus bayar (tidak semuanya harus); serta lamanya jaminan/beasiswa. Pencantuman pajak sangat penting terutama bagi PhD student yang memperoleh beasiswa dari kampus seperti Ubbo emius dsb, karena persyaratan penghasilan minimum untuk membawa keluarga ke sini sekitar 1246,19 euro [lihat ini ].

Bila para penerima Beasiswa tidak mencatumkan pajak yang harus dibayarkan, biasanya IND akan memberlakukan pajak yang standar yaitu berkisar 30 – 40%, sehingga bisa jadi penghasilan pemohon akan kurang dari persyaratan di atas. jadi otomatis IND akan menolak applikasi yang diajukan.
Isi formulir tadi dan sertakan semua persyaratan:

  1. Surat GBA (uitreksel) asli didapat dari Gementee (Kotamadya). Surat ini bisa didapat jika status pernikahan; status anak anda sudah terdaftar di Gementee. Caranya yaitu dengan memperlihatkan Akta nikah (catatan sipil) dan Akta kelahiran suami/istri/anak yang sudah diterjemahkan ke dalam Dutch dan dilegalisir (lihat persyaratan di atas)
  2. Fotokopi bolak-balik residence permit (verblijf) si referen.
  3. Surat keterangan finansial
  4. Besarnya tarif untuk permohonan izin tinggal (MVV) bisa dilihat di sini:

Izin Tinggal/Residence permit/Verblijf
Setelah memperoleh MVV, anda harus melaporkan diri dan sekaligus mengurus Residence Permit/verblijf di Gementee. Dengan adanya verblijf, seseorang asing yang tinggal di Wageningen dianggap penduduk sementara kota tersebut. Sehingga, walaupun MVVnya hanya berlaku sampai tiga atau enam bulan, ia dapat tinggal di Belanda atau negara-negara Uni-Eropa selama masa yang tercantum pada verblijf tersebut. Apabila masa berlaku verblijf habis sebelum masa studi selesai, verblijf ini dapat diperpanjang. Verblijf juga dapat berlaku sebagai tanda pengenal resmi selain paspor. Untuk mengurus Residence Permit anda harus membayar euro 188 per orang.

 

 

Temukan informasi seputar dunia perkuliahan di Belanda mulai dari tuition fee, expense, party, dan lain-lain.

Baca pula cerita teman-teman mahasiswa Indonesia yang mendapatkan beasiswa untuk sekolah di Belanda di Laskar Beasiswa

Apabila kamu sedang mencari informasi mengenai bagaimana mencari beasiswa, temukan jawabannya di sini

Translate »