Konser Angklung Eindhoven, 9 Juni 2012

Angklung Eindhoven berdiri pada bulan September 2010, terdiri dari mahasiswa Indonesia (dan asing) di Eindhoven. Hingga saat ini, Angklung Eindhoven sudah tampil di sekitar 15 event di Belanda.

Pada tanggal 9 Juni 2012 lalu, Angklung Eindoven menyelenggarakan konser angklung dengan tema “Angklung Eindhoven in Concert: van Verleden tot Heden” (terjemahan: dari masa lalu hingga masa kini). Bertempat di salah satu music hall terbaik di Belanda (Frits Philips Muziekgebouw Eindhoven), konser angklung ini juga akan menjadi penutupan resmi dari acara Asia Week, yang diselenggarakan oleh Studentstad Eindhoven (kerjasama pemerintah kota & universitas).

(c) Oky Adrian. 2012.
Beberapa lagu klasik yang biasa nya dimainkan dengan Orkestra, sabtu itu dimainkan dengan apik oleh angklung Eindhoven, antara lain: An der Schonen Blauen Donau karya Strauss, Swan Lake karya Tchaikovsky, dan Minuet in G karya Bach. Repertoar selanjutnya karya Gounod, Avant de Quitter ce Lieux, dibawakan oleh baritone, Dody Soetanto, diiringi permainan angklung yang menawan. Kemudian musik angklung juga mengiringi nyanyian choir yang terdiri atas beberapa wanita setengah baya, Once Again Vrouwenkoor, yang membawakan Va Pensiero karya Giseppe Verdi. Sesi pertama pertunjukan ditutup dengan karya klasik dari Luigi Denza, Funiculli Funicula, dengan kombinasi antara angklung, baritone, paduan suara, dan tepukan meriah dari penonton. Kemudian di sesi kedua, Angklung Eindhoven menampilkan medley lagu-lagu daerah dari Indonesia dan disambung dengan lagu-lagu populer masa kini pada sesi selanjutnya. Medley lagu-lagu dari Maluku seperti Nona manis-Ayo mama-Rasa sayange, Lalayaran (Jawa Barat), Yamko Rambe Yamko (Papua), Janger (Bali) diiringi dengan tarian Bali. Pertunjukan angklung pun juga dimeriahkan dengan lagu-lagu dari Belanda, seperti Tulpen uit Amsterdam dan Brabant. Di akhir pertunjukan, Angklung Eindhoven membawakan repertoar populer dari John Kander dan Fred Ebb dengan New York New York serta Freddie Mercury dengan We are the Champions.
(c) Oky Adrian. 2012.
Dihadiri oleh KBRI Belanda, pemerintah kota dan propinsi Noord Brabant, Eindhoven, diharapkan kegiatan ini dapat mengenalkan kekayaan budaya Indonesia, terutama angklung, kepada masyarakat dunia.
https://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=N7MxCmSFBjI
Info lebih jauh tentang angklung Eindhoven: www.angklungeindhoven.com
Galeri foto klik disini.
Galeri foto lainnya di website Kedubes RI, klik disini.
Berita oleh Tika dan Inna.
Video dan Foto oleh Oky.