Pada hari Sabtu, 17 Februari 2018, Perhimpunan Pelajar Indonesia Delft (PPI Delft) telah sukses menyelenggarakan salah satu acara tahunannya, yaitu Indelftnesia 2018. Sama seperti tahun sebelumnya, acara yang merupakan salah satu acara terbesar PPI Delft ini kembali diselenggarakan di gedung Sports & Culture TU Delft, Delft, Belanda. Acara ini diselenggarakan selama delapan jam, dimulai sejak pukul 2 siang hingga pukul 10 malam waktu setempat. Acara yang terbuka untuk umum ini dipadati oleh pengunjung baik warga Indonesia di Belanda maupun warga internasional dari berbagai negara.

Sesi Pembukaan Acara Oleh MC

Indelftnesia 2018 terdiri dari berbagai macam rangkaian acara, diantaranya pementasan seni tradisional Indonesia, yang diselenggarakan dengan konsep pagelaran indoor. Berbagai macam seni tari yang ditampilkan antara lain Tari Saman, Tari Nandak, Tari Klana Topeng, Tari Janger, dan Tari Sajojo yang dibawakan oleh teman-teman PPI Delft. Selain penampilan oleh tuan rumah, Angklung Wageningen juga ikut memeriahkan acara. Pertunjukan Angklung membawakan empat buah lagu, yaitu Bengawan Solo, Can’t Help Falling in Love, Apuse, dan L.o.v.e. Selain itu, terdapat pula pertunjukan fashion-show unik, dimana mahasiswa internasional mengenakan berbagai macam pakaian adat tradisional Indonesia. Pertunjukan utama tersebut diadakan dalam dua sesi yaitu di sore dan malam hari.

Suasana Indelftnesia

Dengan mengangkat tema kebudayaan dan keanekaragaman Indonesia, kegiatan pentas seni tersebut mampu menarik banyak perhatian pengunjung yang hadir. Untuk dapat masuk dan menikmati pentas seni, pengunjung harus mendaftarkan diri secara online terlebih dahulu untuk mendapatkan kursi.  Dalam kedua sesi ini, hampir semua bangku dipenuhi pengunjung sehingga banyak yang tidak berkesempatan untuk masuk ke dalam ruang pentas seni. Namun, panitia sudah menyediakan live streaming yang ditampilkan di layar di luar ruang pentas seni sehingga semua pengunjung tetap dapat menikmati pentas seni tersebut.

Penampilan angklung Wageningen
Suasana penunjung di ruang pentas seni
Teman internasional bersiap untuk fashion-show dengan baju adat Indonesia
Bersama teman internasional

Selain pertunjukan kesenian pengunjung juga data mencoba permainan tradisional dan workshop angklung. Tak hanya itu, pengunjung juga dapat mencicipi berbagai macam kuliner khas Indonesia sambil menikmati iringan musik persembahan teman-teman PPI Delft. Kuliner yang disediakan, seperti pempek, batagor, sate, masakan padang, dan lain-lain dapat dibeli dengen harga terjangkau. Pengunjung juga dapat berfoto menggunakan booth foto dengan latar belakang berbagai hasil kerajinan nusantara yang telah disediakan. Selain itu, ada juga pameran foto, yang menampilkan potret kehidupan di Indonesia. Dalam kameran ini, pengunjung tidak Hanya menikmati hasil foto yang dipamerkan, namun dapat pula memberikan voting kepada foto terbaik menurut versi mereka. Bagi yang ingin belamra fotografi, terdapat pula workshop fotografi. Selain itu, terdapat pula booth dari asosiasi diaspora Belanda, yang memberikan berbagai macam pengalaman dan tipsnya selama tinggal di Belanda.

Persembahan live music dari teman-teman PPI Delft
Pentas seni juga dapat dinikmati pengunjung di luar ruangan
Antusiasme pengunjung internasional mengikuti workshop angklung
Antrian pengunjung yang ingin mencicipi kuliner Indonesia

 

Narasi: Rivandi Pranandita Putra

Foto: Rivandi Pranandita Putra, Istiqomah

Related posts

Leave a Comment