|
Pernyataan Jejaring PPI Eropa mengenai Malaysia |
Jejaring Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Eropa(European Network of Indonesian Students) Where Have All the Brotherly Love Gone? Why we are where we are now? Malaysian and Indonesian history are so intertwined and our future are so closely linked that we are either hang together or hang separately. Weren’t we both used to be part of the glorious kingdom of Srivijaya and Majapahit? Wasn’t the founder of Malacca Sultanate, Pramesyara, a runaway prince from Palembang? Wasn’t Dipati Unus from Jepara lead sizable troops to get rid of Portuguese from Malacca not once but twice? Weren’t our past royalties intermarried for too many times to precisely counted. Weren’t we quick to get over the Konfrontasi and start building Asean together? |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Indonesia Underground 2 Amsterdam |
|
|
Susunan Sekretariat PPI Belanda |
|
Sekretariat PPI Belanda dengan ini memberitakan tentang susunan Sekretariat PPI Belanda yang baru yaitu: | Sekjen | Christian Santoso | PPI Den Haag | | Wasekjen | Andy Pratomo | PPI Arnhem-Nijmegen | | Deputi Administrasi | Ahmad Fathan Aniq | PPI Leiden | | Deputi Administrasi | Emilia H. Elisa | PPI Leiden | | Deputi Administrasi | Mescha Destianna | PPI Den Haag | | Deputi Keuangan | Firman Santoso | PPI Den Haag |
Susunan ini disahkan dengan surat PPI Belanda no: 03-UMM-SEKR-07112007 (dokumentasi PPI Belanda) mengenai perubahan susunan Sekretariat PPI Belanda. Sekretariat PPI Belanda mengucapkan selamat berkarya bagi Susunan keSekretariatan yang baru dan selamat bekerja sama bagi Perhimpunan Pelajar Indonesia di Belanda dan bagi Indonesia tercinta. Info Sekretariat bisa dilihat di bagian website berikut ini klik disini |
|
|
(Laporan) Kompetisi Band Anak Negeri PPI Enschede |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Bagi Pelajar Indonesia di Belanda yang menggunakan sepeda: Beberapa waktu yang lalu Kepala Komisaris Polisi di Belanda mengeluarkan sebuah pernyataan bahwa sepeda dengan lampu yang tidak terpasang secara permanent (lampu yang dipasang di tas, baju atau disebut juga sebagai lampu tempel) bisa mendapatkan denda sebesar 20 euro. Kepala Komisaris Polisi Belanda juga meminta kepada semua jajaran polisi untuk bersikap tegas terhadap setiap sepeda yang masih menggunakan lampu tempel. |
| |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Harga Merk Amerika membebani konsumen di Belanda |
|
Dengan ada peraturan dari Uni Eropa, menyebabkan konsumen merk Amerika di Belanda diharuskan membayar 2,5 kali lipat harga yang dibayar di Amerika sendiri. Jeans, CD, Games, Software berharga dua kali lipat dari harga di negara asalnya. Dan anehnya Importeur dari Eropa sendiri dilarang mengimport barang-barang tersebut sendiri. Merk tersebutlah yang menentukan sendiri kepihak mana mereka mengirim produk mereka di Eropa dan seberapa mahal mereka akan menjualnya. 
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 41 - 56 dari 56 |