|
Rotterdam, 4 Juni 2006 KepadaYth. Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Dengan hormat, Sebagai upaya nyata para pelajar Indonesia di luar negeri untuk membantu rekonstruksi dan rehabilitasi Aceh pasca-tsunami di bidang pendidikan, salah satu anggota Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Belanda yaitu PPI Leiden bekerja sama dengan universitas-universitas di Eindhoven, Groningen, dan Leiden telah berhasil mengumpulkan dan mengirimkan 2.869 buku dari berbagai disiplin ilmu.
Namun, paket bantuan buku yang ditujukan kepada Universitas Syah Kuala di Banda Aceh tersebut sejak tanggal 20 Mei 2006 yang lalu ditahan oleh petugas Bea Cukai di Bandara Polonia Medan dengan alasan paket tersebut tidak disertai surat keterangan dari Menteri Pendidikan Nasional meskipun sudah dilengkapi dengan berbagai surat keterangan resmi (terlampir). Apabila ketentuan tersebut benar adanya, kami mohon supaya Bapak selaku Menteri Pendidikan Nasional memberikan keterangan resmi kepada pihak yang berwenang mengenai paket bantuan buku tersebut. Pada tanggal 9 Juni 2006 nanti akan diadakan penyerahan bantuan secara simbolik di Leiden dan kami ingin sekali menunjukkan bahwa kita adalah bangsa yang bertanggung jawab dan dapat menyalurkan bantuan dengan baik. Atas perhatian dan dukungan Bapak kami ucapkan terima kasih. Hormat kami, Michael C. Putrawenas Sekretaris Jenderal PPI Belanda Tembusan: a. Menteri Keuangan Republik Indonesia b. Kepala Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi Nanggroe Aceh Darussalam dan Kepulauan Nias c. Direktur Jenderal Bea Cukai Departemen Keuangan d. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional e. Rektor Universitas Syah Kuala di Banda Aceh f. Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Den Haag g. Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI di Den Haag h. Arsip

 |