We Connect Diary : PPI Groningen

Diary of PPI We Connect: Kunjungan ke PPI Groningen

Oleh Leticia Putri, Divisi Sahabat Kota PPI Belanda

280117_we-connect-diary_ppi-groningen

Groningen – Perwakilan PPI Belanda yang terdiri dari Ankie, Arief dan Leticia dari divisi Sahabat Kota serta Gerry selaku Wakil Sekjen PPI Belanda datang mengunjungi PPI Kota Groningen untuk menjalankan salah satu program kerja divisi Sahabat Kota, PPI We Connect. Pada hari Sabtu, 28 Januari 2017, sesampainya di Groningen pukul 11.45, kami melihat-lihat suasana kota terlebih dahulu sebelum menjalankan agenda yang dijadwalkan pukul 13.00. Dengan musim dingin yang mulai meninggalkan negara Belanda, cuaca 8°C tergolong hangat untuk musim ini. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk berjalan kaki dari Hoofdstation, menyusuri jalanan kota Groningen sambil sharing soal kota masing-masing karena kebetulan kami berempat berasal dari kota yang berbeda di Belanda. Langkah kami pun terhenti di Ozan Doner Kebab untuk membeli beberapa porsi ribs untuk perjalanan pulang, sebuah “oleh-oleh wajib” dari Groningen.

Perjalanan kami berlanjut hingga Bloemsingel, rumah Ketua PPI Groningen, Amak Yaqoub. Awal kunjungan dimulai dengan ice breaking, perkenalan background kuliah, dan obrolan santai ditemani dengan snack keripik kentang dan kacang-kacangan. Diskusi pun dimulai dengan membahas kolaborasi kepengurusan group ticket dan status KvK PPI Groningen. Obrolan hari itu meskipun terbilang intens, namun tergolong santai dengan diselipi bercandaan. Kami juga banyak membahas soal kolaborasi antara PPI Belanda dan PPI Groningen, spesifik untuk acara Indonesian Day yang akan diadakan oleh PPI Groningen. Indonesian Day yang akan diadakan tanggal 20 Mei 2017 nanti merupakan sebuah expo pariwisata, budaya, kuliner, dan seni Indonesia yang terbuka untuk umum dan bertujuan untuk memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat umum di Belanda. Di samping itu, kami juga membahas soal database mahasiswa, buku kuliah Belanda, penjemputan mahasiswa baru, seminar gabungan dengan PPI Belanda, dan kolaborasi publikasi acara dengan PPI Belanda. Salah satu topik yang turut menarik perhatian kami dalam diskusi adalah mengenai organisasi Belanda yang berkaitan dengan Indonesia, Indonesian Netherlands Youth Society (INYS) dan acara Europalia di Belgia yang mengangkat “Indonesia” sebagai tema mereka.

Menjelang penghujung diskusi, kami disuguhi chocomel dengan whipped cream, minuman hangat yang sempurna untuk disesap di musim dingin ini. Tiga jam berdiskusi yang tak terasa, ditutup dengan foto bersama dan bincang-bincang singkat. Pertemuan kami di hari yang cerah itu sangat menyenangkan.

Terima kasih untuk PPI Groningen yang telah menyambut kami dengan hangat! Sampai ketemu lagi di lain kesempatan dan kami sangat menantikan pertemuan selanjutnya. Hartelijk bedankt en tot gauw!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »
%d bloggers like this: