Bincang-Bincang Kewirausahaan dengan Pengusaha Tanah Air

forum-kagama-nl-2016_workshop-kewirausahaan

Enschede – Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) cabang Belanda, didukung oleh PPI Enschede dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Kerajaan Belanda menyelenggarakan sebuah diskusi bertajuk “Wirausaha Membangun Kemandirian Bangsa: Ngobrol dan Berbagi Ilmu dengan Pengusaha Tanah Air” bertempat di Atrium Bastille, Enschede, pada hari Sabtu, 26 November 2016 lalu. Kagama Belanda sendiri merupakan sebuah komunitas yang terdiri atas para alumni Universitas Gadjah Mada (Jogjakarta) yang sedang berdomisili di Belanda. Diskusi kali ini merupakan kegiatan tahunan Kagama Belanda yang bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi antar anggota pada khususnya, maupun masyarakat Indonesia di Belanda pada umumnya.

Tema kewirausahaan pada tahun 2016 dipilih melihat adanya pelajar dan diaspora Indonesia di Belanda yang telah memiliki usaha masing-masing. Acara ini diharapkan dapat menjadi media berbagi ilmu mengenai kewirausahaan serta bidang usaha yang dipaparkan oleh masing-masing narasumber. Empat narasumber yang hadir dalam seminar, yakni Gusseto Aji Bima Pramana (Pemilik Blanco Coffee and Books, Jogjakarta), Amirah Adlia Alkaff (Co-founder Wangsa Jelita di Jakarta; PhD Candidate di Rikjsuniversiteit Groningen), Dhadang Wahyu Kurniawan (Pemilik apotek di Purwokerto; PhD Candidate di University of Twente), dan Winarko Bazoeni Boesrie (Pengusaha bumbu dan rempah segar tropis di Delft; diaspora Indonesia).

Kegiatan resmi dibuka dengan pemberian sambutan oleh H.A. Ibnu Wiwoho Wahyutomo selaku penasehat Kagama Belanda sekaligus perwakilan KBRI. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kewirausahaan merupakan hal yang penting dalam meningkatkan pembangunan perekonomian Indonesia. Dengan semakin banyaknya usaha-usaha yang berkembang, maka diharapkan terjadi pula peningkatan lapangan pekerjaan serta berkurangnya jumlah pengangguran di Indonesia. Oleh karena itu, diskusi dengan tema kewirausahaan diharapkan dapat memberi secercah motivasi bagi masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi di bidang kewirausahaan.

Hero Marhaento (PhD Candidate di University of Twente) selaku Ketua Kagama Belanda menambahkan, bahwa ia berharap kegiatan sejenis dapat mendorong semangat para pelajar Indonesia yang sedang mengenyam studi di Belanda untuk mengaplikasikan ilmu-ilmu hardskill maupun softskill yang telah diperoleh untuk kepentingan membangun bangsa. Tidak hanya terkait bidang kewirausahaan, akan tetapi juga bidang-bidang lain yang relevan.

Seminar dihadiri tidak kurang dari 70 masyarakat Indonesia yang datang dari berbagai kota di Belanda, di antaranya: Amsterdam, Delft, Den Haag, Deventer, Enschede, Groningen, Rotterdam, dan Wageningen. Antusiasme dapat dilihat dari keaktifan peserta dalam sesi tanya-jawab untuk mencari tahu lebih dalam perihal empat bidang wirausaha serta peluang kerja sama dengan para narasumber. [SA]

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »
%d bloggers like this: