Heeft het Gesmaakt ? Cerita dari sang Raja

Ditulis oleh: Daniel Adrian “Dit is rendang, een licht pittig rundvlees, en dit is semur, een zoet rundvlees” (Yang ini rendang, daging sapi agak pedas, dan yang ini semur, daging sapi dengan bumbu manis… ) Sepenggal kalimat berbahasa Belanda di atas sebenarnya sudah menjadi hafalan wajib setiap kali saya menyuguhkan salah satu menu makanan di meja pelanggan restoran. Ya, kalimat… Read More

Kuliah di TU Eindhoven: Kuartil Pertama

Ditulis oleh: Aries Thio Gunawan Sudah cukup lama saya tidak meng-update blog saya ini. Dan tidak terasa sudah hampir 4 bulan saya tinggal di negara kincir angin, The Netherland. Masih segar memori di otak ini saat pertama kali mendarat di kota Amsterdam pada tanggal 6 Agustus 2015 pagi harinya. Sendirian terbang dari Jakarta menempuh perjalanan sejauh 11.354 km selama 18.9… Read More

Look at the Bright Side, Positively

Ditulis oleh: Caecilia Pradnya Pradipta 24 Agustus 2015, adalah awal saya pergi ke Belanda, tepatnya Groningen, untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi, yaitu master di jurusan Social Psychology and Its Applications di Rijksuniversiteit Groningen. Meskipun sudah punya pengalaman pergi jauh dari orang tua di Semarang untuk kuliah di Universitas Indonesia, Depok, selama 4 tahun, saya tetap merasa takut ketika akan pergi… Read More

Kehidupan Baru di Belanda: Seru dan Menantang!

Ditulis oleh: Tulus Imaro Ibu Menteri Retno Marsudi, Ibu Siti Nurbaya, dan Bapak Kwik Kian Gie memiliki sebuah kesamaan dalam kehidupan mereka.  Kesamaan itu juga dimiliki oleh Bapak Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir pada tempo beberapa dekade lalu. Apakah kesamaan tersebut? Mereka semua menempuh pendidikan di Belanda. Akhirnya saya memutuskan untuk mengisi kehidupan baru saya di Belanda. Meninggalkan sejenak keramaian… Read More

Mau kuliah di Belanda? Jangan seperti Saya

Ditulis oleh: Adrian Promediaz Hari yang telah dinanti pun tiba. Saya, layaknya mahasiswa yang hendak merantau jauh, diantar oleh keluarga menuju bandara Soekarno-Hatta. Tak lama kemudian, Saya pun berpisah dengan keluarga karena pesawat yang akan Saya tumpangi hendak lepas landas dalam waktu yang singkat. Menit demi menit dilalui dengan rasa gelisah. Gelisah karena … entah… Saya pun tak mampu menguraikan… Read More

Tips dan Trik Menjalani Perkuliahan Program Double Degree di Belanda

Ditulis oleh: Febrianti Nurul Hidayah Program double degree merupakan program yang cukup langka dibandingkan dengan program one-degree di kalangan teman-teman mahasiswa bachelor. Program ini merupakan program kerjasama antara dua universitas (Indonesia-Belanda) dan lamanya selama satu tahun, yang berbeda dari exchange program yang hanya setengah tahun. Karena kerjasama itulah, maka double degree ini hanya diperuntukkan bagi universitas-universitas yang sudah mengadakan MoU,… Read More

How to Survive in The Netherlands: The Do’s and Don’ts

Ditulis oleh: Dea Putri Utami Saya tidak akan pernah lupa masa-masa itu. Masa-masa ketika saya sudah berhenti bekerja dari industri pangan, mencoba berbagai aplikasi beasiswa ke luar negeri, kemudian gagal berkali-kali. Waktu itu, ketika orang-orang sebel ditanya “Kapan nikah?”, sesungguhnya saya lebih sensitif saat ditanya “Katanya mau S2, kapan?”. Mungkin tidak ada maksud ofensif, mungkin penanya cuma ingin tahu kabar… Read More

Bekerja Bisa Sambil Belajar

Ditulis oleh: Andreas Jakayudha Aditya Halim (25), seorang putra Indonesia, menginspirasi mahasiswa-mahasiswa di Eindhoven khususnya untuk tetap melanjutkan pendidikan. Ia percaya, bahwa pendidikan merupakan kesempatan yang penting untuk diambil. Semangat itu diwujudkan melalui proses pendidikan magisternya yang dilakukan sembari bekerja. Tahun 2012 Adit, panggilan akrab Aditya Halim, lulus sebagai sarjana teknik elektronika dari sebuah hogeschool di Eindhoven. Tetapi, keinginan menempuh pendidikan pasca-sarjana mendorongnya… Read More

Een Meisje Die Ik Ken (Gadis yang Saya Kenal)

Ditulis oleh: Angel Tania Ada seorang gadis yang saya kenal, dan tulisan ini berkisah tentangnya. Pada tahun 2012, dengan berbekalkan kamus Indonesia – Belanda (yang ujung – ujungnya tidak terpakai olehnya karena kebanyakan orang Belanda bisa dan mau bicara Bahasa Inggris) , sebuah rice cooker (yang lagi – lagi hanya memberatkan kopernya saja karena ternyata rice cooker itu banyak adanya… Read More